Loker Cashier: Jantung Transaksi dan Gerbang Karir di Dunia Retail
Di tengah gempuran teknologi dan otomatisasi, satu profesi tetap tak tergantikan dan bahkan menjadi tulang punggung operasional banyak bisnis: Kasir. Dari supermarket raksasa hingga kedai kopi mungil, dari butik mewah hingga bank, peran seorang kasir adalah kunci yang menghubungkan produk atau layanan dengan pelanggan melalui transaksi finansial. Loker kasir selalu menjadi salah satu lowongan yang paling banyak tersedia, menawarkan gerbang karir bagi banyak individu, baik yang baru memulai perjalanan profesionalnya maupun yang mencari peluang pertumbuhan.
Artikel ini akan mengupas tuntas segala hal tentang loker kasir, mulai dari mengapa profesi ini selalu dibutuhkan, tugas dan tanggung jawab utamanya, keterampilan yang diperlukan, keuntungan dan tantangan yang dihadapi, jenjang karir yang bisa dicapai, hingga panduan lengkap mencari dan melamar pekerjaan kasir yang efektif.
I. Mengapa Profesi Kasir Selalu Dibutuhkan?
Profesi kasir seringkali dipandang sebelah mata, dianggap sekadar "pemroses uang." Namun, pandangan ini jauh dari kebenaran. Kasir adalah representasi langsung dari sebuah bisnis di mata pelanggan. Mereka bukan hanya memproses pembayaran, tetapi juga:
- Titik Kontak Utama Pelanggan: Di banyak bisnis, kasir adalah orang terakhir yang berinteraksi dengan pelanggan sebelum mereka meninggalkan toko. Pengalaman yang baik di kasir dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan mendorong kunjungan kembali.
- Penjaga Akurasi Finansial: Setiap transaksi, besar atau kecil, harus dicatat dengan akurat. Kasir adalah garda terdepan dalam menjaga integritas finansial perusahaan, mencegah kerugian akibat kesalahan atau kecurangan.
- Duta Layanan Pelanggan: Kasir seringkali menjadi tempat pelanggan bertanya tentang produk, promosi, atau bahkan menyampaikan keluhan. Kemampuan melayani dengan ramah dan solutif adalah nilai tambah yang besar.
- Adaptasi terhadap Teknologi: Meskipun ada self-checkout, interaksi manusia tetap diperlukan untuk transaksi yang kompleks, penanganan masalah, atau sekadar memberikan sentuhan personal yang tidak bisa digantikan mesin. Kasir modern juga harus mahir mengoperasikan sistem POS (Point of Sale) yang semakin canggih.
- Gerbang Karir: Bagi banyak orang, menjadi kasir adalah langkah pertama yang berharga dalam dunia kerja, membangun keterampilan dasar yang dapat ditransfer ke berbagai posisi lain di masa depan.
II. Tugas dan Tanggung Jawab Utama Seorang Kasir
Tugas seorang kasir bisa bervariasi tergantung pada industri dan ukuran perusahaan, namun secara umum mencakup:
- Memproses Transaksi Pembayaran: Ini adalah inti dari pekerjaan kasir. Meliputi menerima pembayaran tunai, menggesek kartu debit/kredit, memindai pembayaran digital (QRIS, e-wallet), dan memastikan jumlah yang dibayarkan sesuai.
- Mengoperasikan Mesin POS (Point of Sale): Memindai barcode produk, memasukkan harga manual jika diperlukan, menerapkan diskon atau promosi, dan mencetak struk belanja.
- Mengelola Uang Tunai: Menghitung uang kembalian dengan benar, melakukan setoran uang tunai, dan memastikan saldo kas di laci kasir (cash drawer) sesuai dengan laporan sistem.
- Menangani Pengembalian dan Penukaran Barang: Memproses permintaan pengembalian uang atau penukaran barang sesuai kebijakan perusahaan.
- Memberikan Pelayanan Pelanggan: Menyambut pelanggan dengan ramah, menjawab pertanyaan tentang produk atau promo, membantu menemukan barang, dan menangani keluhan dengan profesional.
- Menjaga Kebersihan dan Kerapian Area Kasir: Memastikan area kerja selalu bersih dan tertata rapi.
- Melakukan Stock Opname Sederhana: Terkadang diminta untuk membantu menghitung stok barang di area kasir atau display tertentu.
- Pelaporan Akhir Shift: Membuat laporan penjualan harian, menghitung total transaksi, dan memastikan kesesuaian antara fisik uang dan data sistem.
- Mematuhi Prosedur Keamanan: Melaporkan aktivitas mencurigakan atau potensi pencurian kepada atasan.
III. Keterampilan dan Kualitas yang Dicari
Untuk menjadi kasir yang sukses, ada kombinasi keterampilan keras (hard skills) dan keterampilan lunak (soft skills) yang sangat dibutuhkan:
A. Hard Skills:
- Kemampuan Matematika Dasar: Penting untuk menghitung kembalian, diskon, dan total belanja dengan cepat dan akurat.
- Penguasaan Sistem POS: Kemampuan belajar dan mengoperasikan perangkat lunak dan perangkat keras POS dengan cepat.
- Pengetahuan Produk: Memahami produk atau layanan yang dijual, harga, dan lokasi di toko untuk membantu pelanggan.
- Literasi Digital: Mampu menggunakan perangkat tablet, scanner, dan sistem pembayaran digital.
B. Soft Skills:
- Komunikasi Efektif: Berbicara dengan jelas, mendengarkan aktif, dan menyampaikan informasi dengan ramah kepada pelanggan dan rekan kerja.
- Orientasi Pelayanan Pelanggan (Customer Service Oriented): Memiliki sikap positif, sabar, empati, dan keinginan untuk membantu pelanggan.
- Ketelitian dan Akurasi: Sangat penting dalam menangani uang dan mencatat transaksi untuk menghindari kesalahan.
- Kecepatan dan Efisiensi: Mampu bekerja dengan cepat tanpa mengorbankan akurasi, terutama saat antrean panjang.
- Integritas dan Kejujuran: Menjadi seorang kasir berarti memegang kepercayaan dalam menangani uang perusahaan. Kejujuran adalah kualitas mutlak.
- Kemampuan Pemecahan Masalah: Mampu menangani situasi yang tidak terduga, seperti sistem eror, kartu pembayaran yang ditolak, atau pelanggan yang sulit.
- Manajemen Waktu dan Tekanan: Mampu bekerja di bawah tekanan, terutama pada jam sibuk, dan mengelola waktu secara efektif.
- Kerja Sama Tim: Bekerja harmonis dengan rekan kerja lain, seperti pramuniaga atau manajer, untuk memastikan operasional toko berjalan lancar.
- Penampilan Profesional: Berpakaian rapi dan bersih, sesuai dengan standar perusahaan.
IV. Keuntungan Bekerja sebagai Kasir
Meskipun sering dianggap sebagai pekerjaan entry-level, menjadi kasir menawarkan beberapa keuntungan signifikan:
- Akses Entry-Level: Banyak loker kasir tidak memerlukan pengalaman kerja yang luas, menjadikannya pilihan ideal bagi lulusan baru atau mereka yang baru memasuki dunia kerja.
- Pengembangan Keterampilan Berharga: Anda akan mengembangkan keterampilan yang sangat dicari di berbagai industri, seperti layanan pelanggan, manajemen uang, komunikasi, dan penggunaan teknologi.
- Fleksibilitas Jam Kerja: Terkadang, pekerjaan kasir menawarkan shift yang fleksibel (paruh waktu, akhir pekan) yang cocok untuk pelajar atau mereka yang memiliki komitmen lain.
- Interaksi Sosial: Bagi mereka yang menyukai berinteraksi dengan orang banyak, pekerjaan ini menawarkan kesempatan bertemu berbagai macam individu setiap hari.
- Jenjang Karir: Pekerjaan kasir seringkali menjadi batu loncatan. Dengan kinerja yang baik, Anda bisa naik ke posisi senior kasir, supervisor, asisten manajer toko, atau bahkan beralih ke departemen lain.
- Lingkungan Kerja Dinamis: Terutama di retail, tidak ada hari yang sama. Selalu ada pelanggan baru, produk baru, dan tantangan baru.
V. Tantangan dalam Profesi Kasir
Seperti profesi lainnya, pekerjaan kasir juga memiliki tantangannya sendiri:
- Tekanan dan Stres: Terutama saat jam sibuk, kasir harus bekerja cepat dan akurat di bawah tekanan antrean panjang dan ekspektasi pelanggan.
- Menangani Pelanggan Sulit: Tidak semua pelanggan datang dengan senyum. Kasir harus siap menghadapi pelanggan yang marah, tidak sabar, atau tidak rasional.
- Tuntutan Fisik: Pekerjaan ini seringkali mengharuskan kasir berdiri untuk waktu yang lama, yang bisa melelahkan.
- Tugas yang Berulang: Beberapa aspek pekerjaan bisa terasa monoton karena sifatnya yang repetitif (memindai, menerima uang, menghitung kembalian).
- Risiko Kesalahan Finansial: Sedikit kesalahan dalam perhitungan bisa berakibat pada kerugian bagi perusahaan atau kasir itu sendiri.
- Potensi Penipuan atau Pencurian: Kasir harus selalu waspada terhadap upaya penipuan atau pencurian.
- Perubahan Teknologi: Harus terus beradaptasi dengan sistem POS atau metode pembayaran baru.
VI. Jenjang Karir untuk Seorang Kasir
Jangan salah sangka, profesi kasir bukan jalan buntu. Dengan dedikasi dan kinerja yang baik, ada banyak peluang untuk berkembang:
- Senior Cashier/Lead Cashier: Bertanggung jawab membimbing kasir junior, membantu manajer dalam operasional harian, dan menangani masalah yang lebih kompleks.
- Supervisor Kasir/Front End Supervisor: Mengelola tim kasir, memastikan kepatuhan terhadap kebijakan, jadwal, dan pelatihan.
- Asisten Manajer Toko/Manajer Toko: Dengan pemahaman operasional yang mendalam dari posisi kasir, Anda bisa naik ke peran manajemen yang lebih luas, mengelola seluruh aspek toko.
- Perpindahan Departemen: Keterampilan yang diasah sebagai kasir (layanan pelanggan, manajemen inventaris, operasional) sangat relevan untuk posisi di departemen lain seperti administrasi, logistik, inventaris, atau bahkan sumber daya manusia.
- Pelatihan dan Pengembangan: Beberapa perusahaan besar menawarkan program pelatihan internal untuk mengembangkan karyawan kasir ke posisi yang lebih tinggi.
VII. Mencari Loker Kasir: Panduan Lengkap
Bagaimana cara menemukan dan mendapatkan loker kasir impian Anda? Ikuti panduan ini:
A. Di Mana Mencari Loker Kasir:
- Portal Lowongan Kerja Online: Situs seperti JobStreet, LinkedIn, Karir.com, Glints, Indeed, dan lainnya selalu memiliki banyak daftar loker kasir dari berbagai perusahaan.
- Situs Web Perusahaan: Banyak perusahaan retail besar (seperti Matahari, Indomaret, Alfamart, Hypermart, Transmart) memiliki halaman karir di situs web mereka.
- Media Sosial: Ikuti akun resmi perusahaan atau grup lowongan kerja di Facebook, Instagram, atau Telegram.
- Walk-in Interview/Drop CV: Beberapa toko atau restoran kecil lebih suka kandidat datang langsung untuk menyerahkan CV atau bahkan wawancara singkat.
- Job Fair: Hadiri pameran kerja di kota Anda. Banyak perusahaan membuka stand untuk rekrutmen langsung.
- Jaringan Personal: Beri tahu teman, keluarga, atau kenalan Anda bahwa Anda mencari pekerjaan kasir. Rekomendasi seringkali sangat efektif.
B. Membuat CV dan Surat Lamaran (Cover Letter) yang Menarik:
-
CV (Curriculum Vitae):
- Data Diri: Pastikan informasi kontak (nama lengkap, nomor telepon, email) jelas dan benar.
- Ringkasan Diri/Profil Profesional: Tulis singkat tentang siapa Anda, tujuan karir, dan keterampilan utama yang relevan dengan kasir (misalnya, "Lulusan baru yang bersemangat dengan kemampuan matematika yang kuat dan orientasi layanan pelanggan yang tinggi, mencari posisi kasir untuk berkontribusi pada lingkungan retail yang dinamis.").
- Pengalaman Kerja (jika ada): Jelaskan pengalaman kerja sebelumnya, bahkan jika tidak langsung terkait kasir. Fokus pada tanggung jawab yang relevan seperti interaksi pelanggan, penanganan uang, atau penggunaan sistem. Gunakan angka jika memungkinkan (misalnya, "Melayani rata-rata 50 pelanggan per hari").
- Pendidikan: Sebutkan pendidikan terakhir Anda.
- Keterampilan: Buat daftar keterampilan keras dan lunak yang telah dibahas sebelumnya. Gunakan kata kunci yang relevan (misalnya, "Sistem POS," "Manajemen Uang," "Komunikasi Efektif," "Customer Service," "Ketelitian").
- Pelatihan/Sertifikasi (jika ada): Jika Anda pernah mengikuti pelatihan terkait layanan pelanggan atau keuangan, sebutkan.
- Gunakan Format yang Bersih dan Mudah Dibaca: Hindari desain yang terlalu ramai.
-
Surat Lamaran (Cover Letter):
- Personalisasi: Sebutkan nama manajer perekrutan jika Anda mengetahuinya.
- Paragraf Pembuka: Sebutkan posisi yang Anda lamar dan di mana Anda menemukan loker tersebut. Nyatakan antusiasme Anda.
- Paragraf Isi: Jelaskan mengapa Anda adalah kandidat yang cocok. Hubungkan keterampilan dan pengalaman Anda dengan persyaratan pekerjaan. Berikan contoh singkat bagaimana Anda menunjukkan keterampilan layanan pelanggan atau ketelitian.
- Paragraf Penutup: Nyatakan kembali minat Anda, ucapan terima kasih, dan harapan untuk wawancara.
C. Tips Wawancara Kerja Kasir:
- Riset Perusahaan: Pelajari tentang perusahaan yang Anda lamar (visi, misi, produk, budaya). Ini menunjukkan inisiatif Anda.
- Penampilan Profesional: Berpakaian rapi dan sopan. Kebersihan diri sangat penting.
- Datang Tepat Waktu: Usahakan datang 10-15 menit lebih awal.
- Sikap Positif dan Percaya Diri: Senyum, lakukan kontak mata, dan tunjukkan antusiasme.
- Siapkan Jawaban untuk Pertanyaan Umum:
- "Ceritakan tentang diri Anda."
- "Mengapa Anda tertarik dengan posisi kasir di sini?"
- "Apa yang Anda ketahui tentang perusahaan kami?"
- "Bagaimana Anda menangani pelanggan yang sulit/marah?"
- "Bagaimana Anda memastikan akurasi dalam pekerjaan?"
- "Apa kekuatan dan kelemahan Anda?"
- "Bagaimana Anda bekerja di bawah tekanan?"
- Siapkan Pertanyaan untuk Pewawancara: Ini menunjukkan bahwa Anda tertarik dan proaktif. Contoh: "Apa tantangan terbesar dalam peran ini?", "Bagaimana jenjang karir untuk posisi kasir di sini?", "Bagaimana budaya kerja tim di sini?"
- Jujur dan Transparan: Jangan melebih-lebihkan atau berbohong.
- Ucapkan Terima Kasih: Kirim email ucapan terima kasih setelah wawancara.

VIII. Masa Depan Profesi Kasir
Dengan kemajuan teknologi seperti self-checkout dan pembayaran nirsentuh, muncul kekhawatiran tentang masa depan profesi kasir. Namun, perlu dicatat bahwa peran kasir tidak akan sepenuhnya hilang, melainkan akan berevolusi. Kasir di masa depan kemungkinan akan lebih banyak berperan sebagai:
- Pakar Layanan Pelanggan: Menangani transaksi yang lebih kompleks, menyelesaikan masalah pelanggan, dan memberikan pengalaman personal yang tidak bisa diberikan mesin.
- Asisten Teknologi: Membantu pelanggan menggunakan sistem self-checkout atau pembayaran digital.
- Multitasker: Mengemban tanggung jawab tambahan seperti membantu penataan display, manajemen stok, atau melayani pelanggan di area lain.
Artinya, keterampilan interpersonal dan kemampuan adaptasi terhadap teknologi akan semakin penting bagi kasir di masa depan.
Kesimpulan
Loker kasir adalah pintu gerbang yang kokoh menuju dunia kerja dan menawarkan landasan yang kuat untuk pengembangan karir. Profesi ini menuntut kombinasi keterampilan teknis dan interpersonal yang unik, menjadikannya peran yang vital dalam operasional bisnis. Bagi Anda yang mencari loker kasir, ingatlah bahwa Anda tidak hanya melamar pekerjaan yang memproses uang, tetapi juga posisi yang membangun jembatan antara bisnis dan pelanggan, serta mengembangkan potensi diri Anda menuju jenjang karir yang lebih tinggi. Dengan persiapan yang matang dan sikap yang positif, peluang di dunia kasir akan terbuka lebar untuk Anda.
Informasi lowongan kerja atau Loker Kasir Terbaru
Prov. Jawa Timur
- Kota Surabaya
- Kab. Malang
- Kab. Jember
- Kab. Lamongan
- Kab. Bojonegoro
- Kab. Sidoarjo
- Kab. Kediri
- Kab. Banyuwangi
- Kab. Pasuruan
- Kab. Gresik
- Kab. Sampang
- Kab. Probolinggo
- Kab. Sumenep
- Kab. Bangkalan
- Kab. Tuban
- Kab. Blitar
- Kab. Nganjuk
- Kab. Jombang
- Kab. Bondowoso
- Kab. Mojokerto
- Kab. Pamekasan
- Kab. Tulungagung
- Kab. Lumajang
- Kab. Ponorogo
- Kab. Ngawi
- Kab. Pacitan
- Kab. Situbondo
- Kota Malang
- Kab. Magetan
- Kab. Trenggalek
- Kab. Madiun
- Kota Kediri
- Kota Probolinggo
- Kota Pasuruan
- Kota Batu
- Kota Madiun
- Kota Blitar
- Kota Mojokerto
Prov. Jawa Barat
- Kab. Bogor
- Kab. Garut
- Kab. Sukabumi
- Kab. Cianjur
- Kab. Bandung
- Kab. Bekasi
- Kab. Tasikmalaya
- Kab. Karawang
- Kota Bekasi
- Kota Bandung
- Kab. Subang
- Kab. Indramayu
- Kab. Bandung Barat
- Kab. Cirebon
- Kota Depok
- Kab. Sumedang
- Kab. Ciamis
- Kab. Kuningan
- Kab. Majalengka
- Kab. Purwakarta
- Kota Bogor
- Kota Tasikmalaya
- Kab. Pangandaran
- Kota Cimahi
- Kota Cirebon
- Kota Sukabumi
- Kota Banjar
Prov. Jawa Tengah
- Kab. Cilacap
- Kab. Banyumas
- Kab. Grobogan
- Kab. Brebes
- Kota Semarang
- Kab. Kebumen
- Kab. Klaten
- Kab. Pati
- Kab. Wonogiri
- Kab. Jepara
- Kab. Tegal
- Kab. Pemalang
- Kab. Blora
- Kab. Magelang
- Kab. Demak
- Kab. Kendal
- Kab. Sragen
- Kab. Karanganyar
- Kab. Boyolali
- Kab. Pekalongan
- Kab. Semarang
- Kab. Banjarnegara
- Kab. Purworejo
- Kab. Rembang
- Kab. Wonosobo
- Kab. Sukoharjo
- Kab. Purbalingga
- Kab. Temanggung
- Kab. Batang
- Kab. Kudus
- Kota Surakarta
- Kota Pekalongan
- Kota Tegal
- Kota Salatiga
- Kota Magelang
Prov. Sumatera Utara
- Kab. Deli Serdang
- Kota Medan
- Kab. Langkat
- Kab. Simalungun
- Kab. Asahan
- Kab. Serdang Bedagai
- Kab. Nias Selatan
- Kab. Mandailing Natal
- Kab. Tapanuli Utara
- Kab. Labuhanbatu
- Kab. Batu Bara
- Kab. Tapanuli Tengah
- Kab. Karo
- Kab. Labuhanbatu Utara
- Kab. Tapanuli Selatan
- Kab. Dairi
- Kab. Toba
- Kab. Humbang Hasundutan
- Kab. Padang Lawas
- Kab. Labuhanbatu Selatan
- Kab. Nias Utara
- Kab. Padang Lawas utara
- Kota Binjai
- Kab. Nias
- Kab. Samosir
- Kota Pematangsiantar
- Kab. Nias Barat
- Kota Gunungsitoli
- Kota Padang Sidempuan
- Kota Tebing Tinggi
- Kota Tanjung Balai
- Kab. Pakpak Bharat
- Kota Sibolga
Prov. Sulawesi Selatan
- Kota Makassar
- Kab. Bone
- Kab. Gowa
- Kab. Bulukumba
- Kab. Wajo
- Kab. Pangkajene Dan Kepulauan
- Kab. Jeneponto
- Kab. Maros
- Kab. Sinjai
- Kab. Luwu
- Kab. Pinrang
- Kab. Tana Toraja
- Kab. Takalar
- Kab. Luwu Utara
- Kab. Sidenreng Rappang
- Kab. Enrekang
- Kab. Barru
- Kab. Toraja Utara
- Kab. Soppeng
- Kab. Luwu Timur
- Kab. Bantaeng
- Kab. Kepulauan Selayar
- Kota Palopo
- Kota Parepare
Prov. Banten
- Kab. Tangerang
- Kab. Serang
- Kab. Lebak
- Kab. Pandeglang
- Kota Tangerang
- Kota Tangerang Selatan
- Kota Serang
- Kota Cilegon
Prov. Nusa Tenggara Timur
- Kab. Timor Tengah Selatan
- Kab. Kupang
- Kab. Sumba Barat Daya
- Kab. Sikka
- Kab. Alor
- Kab. Manggarai Timur
- Kab. Timor Tengah Utara
- Kab. Ende
- Kab. Flores Timur
- Kab. Manggarai
- Kab. Sumba Timur
- Kab. Manggarai Barat
- Kota Kupang
- Kab. Malaka
- Kab. Belu
- Kab. Ngada
- Kab. Nagekeo
- Kab. Rote Ndao
- Kab. Lembata
- Kab. Sumba Barat
- Kab. Sabu Raijua
- Kab. Sumba Tengah
Prov. Lampung
- Kab. Lampung Tengah
- Kab. Lampung Timur
- Kab. Lampung Selatan
- Kota Bandar Lampung
- Kab. Tanggamus
- Kab. Lampung Utara
- Kab. Way Kanan
- Kab. Pesawaran
- Kab. Tulang Bawang
- Kab. Pringsewu
- Kab. Lampung Barat
- Kab. Tulang Bawang Barat
- Kab. Mesuji
- Kab. Pesisir Barat
- Kota Metro
Prov. Sumatera Selatan
- Kota Palembang
- Kab. Banyuasin
- Kab. Musi Banyuasin
- Kab. Ogan Komering Ilir
- Kab. Ogan Komering Ulu Timur
- Kab. Muara Enim
- Kab. Lahat
- Kab. Ogan Ilir
- Kab. Musi Rawas
- Kab. Ogan Komering Ulu Selatan
- Kab. Ogan Komering Ulu
- Kab. Empat Lawang
- Kab. Musi Rawas Utara
- Kab. Penukal Abab Lematang Ilir
- Kota Lubuk Linggau
- Kota Prabumulih
- Kota Pagar Alam
Prov. Aceh
- Kab. Aceh Utara
- Kab. Aceh Timur
- Kab. Bireuen
- Kab. Aceh Selatan
- Kab. Aceh Besar
- Kab. Pidie
- Kab. Aceh Tenggara
- Kab. Aceh Tengah
- Kab. Aceh Tamiang
- Kab. Bener Meriah
- Kab. Aceh Barat
- Kota Banda Aceh
- Kab. Aceh Jaya
- Kab. Nagan Raya
- Kab. Aceh Barat Daya
- Kab. Simeulue
- Kab. Aceh Singkil
- Kab. Pidie Jaya
- Kota Subulussalam
- Kota Lhokseumawe
- Kota Langsa
- Kab. Gayo Lues
- Kota Sabang
Prov. Riau
- Kab. Kampar
- Kota Pekanbaru
- Kab. Rokan Hulu
- Kab. Indragiri Hilir
- Kab. Rokan Hilir
- Kab. Bengkalis
- Kab. Siak
- Kab. Kuantan Singingi
- Kab. Indragiri Hulu
- Kab. Pelalawan
- Kab. Kepulauan Meranti
- Kota Dumai
Prov. Nusa Tenggara Barat
- Kab. Lombok Timur
- Kab. Lombok Tengah
- Kab. Bima
- Kab. Lombok Barat
- Kab. Sumbawa
- Kab. Dompu
- Kota Mataram
- Kab. Lombok Utara
- Kab. Sumbawa Barat
- Kota Bima
Prov. Sumatera Barat
- Kota Padang
- Kab. Agam
- Kab. Pesisir Selatan
- Kab. Solok
- Kab. Padang Pariaman
- Kab. Lima Puluh Kota
- Kab. Tanah Datar
- Kab. Pasaman Barat
- Kab. Pasaman
- Kab. Sijunjung
- Kab. Dharmasraya
- Kab. Solok Selatan
- Kab. Kepulauan Mentawai
- Kota Payakumbuh
- Kota Bukittinggi
- Kota Pariaman
- Kota Sawahlunto
- Kota Solok
- Kota Padang Panjang
Prov. Kalimantan Barat
- Kab. Ketapang
- Kab. Sambas
- Kab. Sintang
- Kab. Kubu Raya
- Kab. Sanggau
- Kab. Landak
- Kab. Kapuas Hulu
- Kota Pontianak
- Kab. Bengkayang
- Kab. Melawi
- Kab. Sekadau
- Kab. Mempawah
- Kota Singkawang
- Kab. Kayong Utara
Prov. D.K.I. Jakarta
- Kota Adm. Jakarta Timur
- Kota Adm. Jakarta Barat
- Kota Adm. Jakarta Selatan
- Kota Adm. Jakarta Utara
- Kota Adm. Jakarta Pusat
- Kab. Adm. Kep. Seribu
Prov. Kalimantan Selatan
- Kab. Banjar
- Kota Banjarmasin
- Kab. Barito Kuala
- Kab. Kotabaru
- Kab. Tanah Laut
- Kab. Tanah Bumbu
- Kab. Tabalong
- Kab. Hulu Sungai Tengah
- Kab. Hulu Sungai Selatan
- Kab. Hulu Sungai Utara
- Kab. Balangan
- Kota Banjarbaru
- Kab. Tapin
Prov. Sulawesi Tengah
- Kab. Parigi Moutong
- Kab. Banggai
- Kab. Donggala
- Kab. Sigi
- Kab. Poso
- Kota Palu
- Kab. Tojo Una Una
- Kab. Tolitoli
- Kab. Morowali
- Kab. Morowali Utara
- Kab. Banggai Kepulauan
- Kab. Buol
- Kab. Banggai Laut
Prov. D.I. Yogyakarta
- Kab. Bantul
- Kab. Sleman
- Kab. Gunungkidul
- Kab. Kulon Progo
- Kota Yogyakarta
Prov. Jambi
- Kab. Sarolangun
- Kab. Merangin
- Kota Jambi
- Kab. Bungo
- Kab. Batanghari
- Kab. Muaro Jambi
- Kab. Kerinci
- Kab. Tebo
- Kab. Tanjung Jabung Barat
- Kab. Tanjung Jabung Timur
- Kota Sungai Penuh
Prov. Kalimantan Tengah
- Kab. Kapuas
- Kab. Kotawaringin Timur
- Kab. Katingan
- Kab. Kotawaringin Barat
- Kab. Murung Raya
- Kab. Barito Utara
- Kota Palangka Raya
- Kab. Seruyan
- Kab. Pulang Pisau
- Kab. Gunung Mas
- Kab. Barito Selatan
- Kab. Barito Timur
- Kab. Lamandau
- Kab. Sukamara
Prov. Sulawesi Tenggara
- Kab. Konawe Selatan
- Kab. Muna
- Kab. Konawe
- Kab. Bombana
- Kab. Kolaka
- Kota Kendari
- Kab. Buton
- Kab. Kolaka Timur
- Kab. Wakatobi
- Kab. Muna Barat
- Kab. Kolaka Utara
- Kab. Konawe Utara
- Kab. Buton Tengah
- Kab. Buton Utara
- Kota Bau Bau
- Kab. Buton Selatan
- Kab. Konawe Kepulauan
Prov. Sulawesi Utara
- Kab. Minahasa
- Kota Manado
- Kab. Bolaang Mongondow
- Kab. Minahasa Selatan
- Kab. Minahasa Utara
- Kab. Kepulauan Sangihe
- Kab. Kepulauan Talaud
- Kab. Minahasa Tenggara
- Kab. Bolaang Mongondow Utara
- Kota Bitung
- Kab. Kep. Siau Tagulandang Biaro
- Kab. Bolaang Mongondow Timur
- Kab. Bolaang Mongondow Selatan
- Kota Kotamobagu
- Kota Tomohon
Prov. Kalimantan Timur
- Kab. Kutai Kartanegara
- Kota Samarinda
- Kota Balikpapan
- Kab. Kutai Timur
- Kab. Paser
- Kab. Kutai Barat
- Kab. Berau
- Kab. Penajam Paser Utara
- Kota Bontang
- Kab. Mahakam Ulu
Prov. Bali
- Kab. Buleleng
- Kota Denpasar
- Kab. Badung
- Kab. Tabanan
- Kab. Karangasem
- Kab. Gianyar
- Kab. Jembrana
- Kab. Bangli
- Kab. Klungkung
Prov. Maluku
- Kab. Maluku Tengah
- Kab. Seram Bagian Barat
- Kota Ambon
- Kab. Maluku Tenggara
- Kab. Seram Bagian Timur
- Kab. Maluku Barat Daya
- Kab. Buru
- Kab. Kepulauan Aru
- Kab. Kepulauan Tanimbar
- Kab. Buru Selatan
- Kota Tual
Prov. Bengkulu
- Kab. Bengkulu Utara
- Kota Bengkulu
- Kab. Seluma
- Kab. Kaur
- Kab. Rejang Lebong
- Kab. Mukomuko
- Kab. Bengkulu Selatan
- Kab. Bengkulu Tengah
- Kab. Kepahiang
- Kab. Lebong
Prov. Maluku Utara
- Kab. Halmahera Selatan
- Kab. halmahera Utara
- Kab. Halmahera Barat
- Kab. Kepulauan Sula
- Kota Tidore Kepulauan
- Kab. Pulau Taliabu
- Kab. Halmahera Timur
- Kota Ternate
- Kab. Pulau Morotai
- Kab. Halmahera Tengah
Prov. Sulawesi Barat
- Kab. Polewali Mandar
- Kab. Mamasa
- Kab. Mamuju
- Kab. Majene
- Kab. Pasangkayu
- Kab. Mamuju Tengah
Prov. Kepulauan Riau
- Kota Batam
- Kab. Karimun
- Kab. Bintan
- Kab. Lingga
- Kab. Natuna
- Kota Tanjung Pinang
- Kab. Kepulauan Anambas
Prov. Gorontalo
- Kab. Gorontalo
- Kab. Bone Bolango
- Kab. Boalemo
- Kab. Pohuwato
- Kab. Gorontalo Utara
- Kota Gorontalo
Prov. Papua
- Kab. Jayapura
- Kab. Biak Numfor
- Kota Jayapura
- Kab. Kepulauan Yapen
- Kab. Keerom
- Kab. Sarmi
- Kab. Mamberamo Raya
- Kab. Waropen
- Kab. Supiori
Prov. Kepulauan Bangka Belitung
- Kab. Bangka
- Kab. Bangka Barat
- Kab. Bangka Tengah
- Kab. Belitung
- Kota Pangkal Pinang
- Kab. Bangka Selatan
- Kab. Belitung Timur
Prov. Papua Pegunungan
- Kab. Jayawijaya
- Kab. Yahukimo
- Kab. Lanny Jaya
- Kab. Pegunungan Bintang
- Kab. Tolikara
- Kab. Yalimo
- Kab. Mamberamo Tengah
- Kab. Nduga
Prov. Kalimantan Utara
- Kab. Nunukan
- Kab. Bulungan
- Kab. Malinau
- Kota Tarakan
- Kab. Tana Tidung
Prov. Papua Barat
- Kab. Manokwari
- Kab. Teluk Bintuni
- Kab. Fak Fak
- Kab. Kaimana
- Kab. Teluk Wondama
- Kab. Pegunungan Arfak
- Kab. Manokwari Selatan
Prov. Papua Tengah
- Kab. Nabire
- Kab. Mimika
- Kab. Paniai
- Kab. Deiyai
- Kab. Dogiyai
- Kab. Puncak
- Kab. Puncak Jaya
- Kab. Intan Jaya
Prov. Papua Barat Daya
- Kab. Sorong
- Kota Sorong
- Kab. Raja Ampat
- Kab. Sorong Selatan
- Kab. Tambrauw
- Kab. Maybrat
Prov. Papua Selatan
- Kab. Merauke
- Kab. Mappi
- Kab. Asmat
- Kab. Boven Digoel




Tinggalkan komentar