Loker Dosen di Indonesia: Menjelajahi Peluang Emas dan Panduan Lengkap Karier Akademik
Pendahuluan: Gerbang Ilmu dan Karier Penuh Makna
Dunia pendidikan tinggi di Indonesia senantiasa berdenyut dengan dinamika dan kebutuhan akan sumber daya manusia yang berkualitas. Di antara berbagai profesi yang menjadi pilar utama kemajuan bangsa, peran seorang dosen menempati posisi sentral. Dosen bukan sekadar pengajar, melainkan juga peneliti, pengabdi masyarakat, dan pembimbing masa depan generasi penerus. Mereka adalah arsitek pemikiran, penumbuh inovasi, dan penjaga moralitas akademik.
Oleh karena itu, lowongan kerja dosen selalu menjadi incaran bagi para akademisi dan profesional yang berhasrat untuk berkontribusi secara signifikan pada pengembangan ilmu pengetahuan dan pembentukan karakter mahasiswa.
Namun, meniti karier sebagai dosen bukanlah perjalanan yang mudah. Persaingan ketat, kualifikasi yang tinggi, dan proses seleksi yang berlapis menjadi tantangan tersendiri. Artikel ini akan mengupas tuntas seluk-beluk loker dosen di Indonesia, mulai dari alasan profesi ini menarik, kualifikasi yang dibutuhkan, jenis posisi, sumber informasi, hingga strategi sukses dalam meraih impian menjadi seorang dosen.
Bab 1: Mengapa Memilih Karier Dosen? Lebih dari Sekadar Mengajar
Profesi dosen menawarkan daya tarik yang unik dan berbeda dari pekerjaan lain. Banyak individu yang tergerak menjadi dosen bukan hanya karena gaji atau stabilitas kerja, melainkan karena panggilan jiwa dan keinginan untuk berkontribusi.
Beberapa alasan utama mengapa karier dosen diminati:
- Dampak Positif pada Generasi Muda: Dosen memiliki kesempatan luar biasa untuk membentuk pola pikir, mengembangkan potensi, dan menginspirasi mahasiswa.
- Stimulasi Intelektual dan Pengembangan Diri: Dunia akademik mendorong dosen untuk selalu belajar, meneliti, dan berinovasi dalam bidangnya.
- Kebebasan Akademik dan Penelitian: Dosen memiliki kebebasan untuk mengeksplorasi topik riset dan mengembangkan metodologi pengajaran inovatif.
- Kontribusi terhadap Masyarakat: Melalui Tridharma Perguruan Tinggi, dosen dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
- Lingkungan Kerja Kondusif: Interaksi dengan sesama akademisi dan mahasiswa menciptakan atmosfer intelektual yang mendukung.
- Prestise dan Pengakuan Sosial: Profesi dosen dihormati karena dianggap sebagai penjaga ilmu dan nilai moral bangsa.
Bab 2: Kualifikasi Esensial untuk Menjadi Dosen
Untuk menjadi dosen profesional, diperlukan fondasi akademik dan keterampilan yang kuat. Berikut kualifikasi utama yang wajib dimiliki:
- Pendidikan Minimal Magister (S2): Syarat utama, dengan peluang lebih besar bagi lulusan doktor (S3).
- Kesesuaian Bidang Keilmuan: Linearitas antara jenjang S1, S2, dan S3 sangat penting.
- IPK Tinggi: Umumnya minimal 3.00ā3.25 untuk menunjukkan kualitas akademik.
- Pengalaman Penelitian dan Publikasi: Publikasi di jurnal ilmiah atau prosiding menjadi nilai tambah besar.
- Kemampuan Mengajar dan Komunikasi: Harus mampu menyampaikan materi dengan jelas dan menarik.
- Soft Skills: Termasuk berpikir kritis, kerja sama, integritas, dan kepemimpinan.
- Kemampuan Bahasa Asing: Terutama Bahasa Inggris untuk publikasi dan kerja sama internasional.
- Pengalaman Profesional: Pengalaman industri dapat memperkaya pengajaran, terutama di bidang terapan.
Bab 3: Ragam Jenis Loker Dosen di Indonesia
Lowongan dosen di Indonesia bervariasi tergantung pada status dan tipe perguruan tinggi.

Jenis-jenis posisi dosen:
- Dosen PNS di PTN: Posisi bergengsi dengan stabilitas dan jenjang karier jelas, diisi melalui seleksi CPNS nasional.
- Dosen Non-PNS di PTN BLU/BLUD: Dipekerjakan oleh universitas dengan status tetap atau kontrak, menawarkan fleksibilitas dan tunjangan kompetitif.
- Dosen Tetap Yayasan di PTS: Umumnya berstatus pegawai tetap yayasan dengan peluang karier fungsional terbuka lebar.
- Dosen Kontrak atau Paruh Waktu: Cocok bagi profesional yang ingin berbagi ilmu tanpa komitmen penuh waktu.
- Dosen Beasiswa/Ikatan Dinas: Jalur khusus dengan ikatan setelah studi lanjut, biasanya difasilitasi universitas atau pemerintah.
Bab 4: Sumber Informasi dan Strategi Mencari Loker Dosen
Menemukan lowongan dosen memerlukan ketelitian dan strategi. Berikut sumber yang wajib Anda pantau:
- Situs Web Universitas: Kunjungi laman resmi bagian āKarierā atau āRekrutmen Dosenā.
- Portal Pemerintah: Pantau SSCASN BKN dan situs Kemendikbudristek untuk seleksi dosen PNS.
- Portal Loker Umum: Gunakan JobStreet, LinkedIn, Glints, atau platform serupa.
- Jaringan Profesional: Aktif di konferensi, seminar, atau asosiasi profesi untuk memperluas koneksi.
- Lamaran Terbuka: Kirim lamaran langsung ke universitas meski belum ada pengumuman resmi.
Bab 5: Proses Seleksi Dosen di Indonesia
Tahapan seleksi dosen umumnya meliputi beberapa langkah penting:
- Seleksi Administrasi: Pemeriksaan dokumen seperti ijazah, transkrip, publikasi, TOEFL/IELTS, dan surat rekomendasi.
- Tes Potensi Akademik dan Kompetensi Bidang: Mengukur kemampuan logika, verbal, numerik, dan keilmuan.
- Microteaching: Simulasi mengajar untuk menilai kemampuan pedagogis.
- Wawancara: Biasanya terdiri dari wawancara akademik, psikologi, dan pimpinan fakultas/universitas.
- Tes Kesehatan dan Psikologi: Untuk memastikan kesiapan fisik dan mental calon dosen.
Bab 6: Tantangan dan Keuntungan Menjadi Dosen
Tantangan:
- Persaingan ketat terutama untuk posisi di PTN ternama.
- Tuntutan Tridharma yang berat (pengajaran, penelitian, pengabdian).
- Kewajiban publikasi ilmiah di jurnal bereputasi.
- Administrasi akademik yang kompleks.
- Gaji awal relatif kecil di beberapa institusi.
Keuntungan:
- Peluang pengembangan diri tanpa batas.
- Dampak sosial besar terhadap generasi muda.
- Kebebasan intelektual dan fleksibilitas waktu.
- Jaminan sosial dan stabilitas karier (terutama bagi dosen tetap).
- Peluang kolaborasi riset internasional.
Bab 7: Tips dan Strategi Sukses Melamar Loker Dosen
- Perkuat Kualifikasi: Lanjutkan pendidikan hingga S2 atau S3 dan jaga prestasi akademik.
- Bangun Portofolio Riset: Lakukan publikasi sejak dini di jurnal nasional dan internasional.
- Kembangkan Kemampuan Mengajar: Ikuti pelatihan pedagogik dan microteaching.
- Perluas Networking: Aktif di seminar dan asosiasi akademik.
- Personalisasi Lamaran: Sesuaikan surat lamaran dengan visi misi universitas.
- Siapkan Diri untuk Wawancara: Pelajari profil kampus dan latih kemampuan komunikasi akademik.
- Kuasai Bahasa Inggris: Sertifikasi TOEFL/IELTS menjadi nilai tambah penting.
- Jaga Integritas Akademik: Hindari plagiarisme dan bangun reputasi baik.
Bab 8: Prospek dan Transformasi Karier Dosen di Era Digital
Transformasi digital mengubah cara dosen bekerja dan berinteraksi. Berikut tren penting:
- Pembelajaran Daring dan Hybrid: Dosen dituntut menguasai teknologi digital dan platform e-learning.
- Kolaborasi Internasional: Riset lintas negara semakin umum dilakukan.
- Pendekatan Interdisipliner: Permasalahan global menuntut sinergi antarbidang ilmu.
- Keterlibatan Industri: Perguruan tinggi mendorong kerja sama dengan sektor industri.
- Pendidikan Berbasis Data: Analisis data menjadi dasar pengembangan kurikulum dan evaluasi mahasiswa.
Penutup: Panggilan Jiwa untuk Membangun Bangsa
Profesi dosen adalah panggilan mulia bagi mereka yang ingin menyalurkan ilmu, membentuk karakter, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Meski jalannya tidak mudah, dedikasi, persiapan matang, dan semangat belajar akan membuka jalan menuju karier akademik yang gemilang.
Bagi Anda yang memiliki passion dalam dunia pendidikan dan riset, loker dosen adalah gerbang menuju karier penuh makna dan keberkahan. Teruslah berjuang, berinovasi, dan menjadi bagian dari transformasi pendidikan Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.
Informasi lowongan kerja atau Loker Dosen
Prov. Jawa Timur
- Kota Surabaya
- Kab. Malang
- Kab. Jember
- Kab. Lamongan
- Kab. Bojonegoro
- Kab. Sidoarjo
- Kab. Kediri
- Kab. Banyuwangi
- Kab. Pasuruan
- Kab. Gresik
- Kab. Sampang
- Kab. Probolinggo
- Kab. Sumenep
- Kab. Bangkalan
- Kab. Tuban
- Kab. Blitar
- Kab. Nganjuk
- Kab. Jombang
- Kab. Bondowoso
- Kab. Mojokerto
- Kab. Pamekasan
- Kab. Tulungagung
- Kab. Lumajang
- Kab. Ponorogo
- Kab. Ngawi
- Kab. Pacitan
- Kab. Situbondo
- Kota Malang
- Kab. Magetan
- Kab. Trenggalek
- Kab. Madiun
- Kota Kediri
- Kota Probolinggo
- Kota Pasuruan
- Kota Batu
- Kota Madiun
- Kota Blitar
- Kota Mojokerto
Prov. Jawa Barat
- Kab. Bogor
- Kab. Garut
- Kab. Sukabumi
- Kab. Cianjur
- Kab. Bandung
- Kab. Bekasi
- Kab. Tasikmalaya
- Kab. Karawang
- Kota Bekasi
- Kota Bandung
- Kab. Subang
- Kab. Indramayu
- Kab. Bandung Barat
- Kab. Cirebon
- Kota Depok
- Kab. Sumedang
- Kab. Ciamis
- Kab. Kuningan
- Kab. Majalengka
- Kab. Purwakarta
- Kota Bogor
- Kota Tasikmalaya
- Kab. Pangandaran
- Kota Cimahi
- Kota Cirebon
- Kota Sukabumi
- Kota Banjar
Prov. Jawa Tengah
- Kab. Cilacap
- Kab. Banyumas
- Kab. Grobogan
- Kab. Brebes
- Kota Semarang
- Kab. Kebumen
- Kab. Klaten
- Kab. Pati
- Kab. Wonogiri
- Kab. Jepara
- Kab. Tegal
- Kab. Pemalang
- Kab. Blora
- Kab. Magelang
- Kab. Demak
- Kab. Kendal
- Kab. Sragen
- Kab. Karanganyar
- Kab. Boyolali
- Kab. Pekalongan
- Kab. Semarang
- Kab. Banjarnegara
- Kab. Purworejo
- Kab. Rembang
- Kab. Wonosobo
- Kab. Sukoharjo
- Kab. Purbalingga
- Kab. Temanggung
- Kab. Batang
- Kab. Kudus
- Kota Surakarta
- Kota Pekalongan
- Kota Tegal
- Kota Salatiga
- Kota Magelang
Prov. Sumatera Utara
- Kab. Deli Serdang
- Kota Medan
- Kab. Langkat
- Kab. Simalungun
- Kab. Asahan
- Kab. Serdang Bedagai
- Kab. Nias Selatan
- Kab. Mandailing Natal
- Kab. Tapanuli Utara
- Kab. Labuhanbatu
- Kab. Batu Bara
- Kab. Tapanuli Tengah
- Kab. Karo
- Kab. Labuhanbatu Utara
- Kab. Tapanuli Selatan
- Kab. Dairi
- Kab. Toba
- Kab. Humbang Hasundutan
- Kab. Padang Lawas
- Kab. Labuhanbatu Selatan
- Kab. Nias Utara
- Kab. Padang Lawas utara
- Kota Binjai
- Kab. Nias
- Kab. Samosir
- Kota Pematangsiantar
- Kab. Nias Barat
- Kota Gunungsitoli
- Kota Padang Sidempuan
- Kota Tebing Tinggi
- Kota Tanjung Balai
- Kab. Pakpak Bharat
- Kota Sibolga
Prov. Sulawesi Selatan
- Kota Makassar
- Kab. Bone
- Kab. Gowa
- Kab. Bulukumba
- Kab. Wajo
- Kab. Pangkajene Dan Kepulauan
- Kab. Jeneponto
- Kab. Maros
- Kab. Sinjai
- Kab. Luwu
- Kab. Pinrang
- Kab. Tana Toraja
- Kab. Takalar
- Kab. Luwu Utara
- Kab. Sidenreng Rappang
- Kab. Enrekang
- Kab. Barru
- Kab. Toraja Utara
- Kab. Soppeng
- Kab. Luwu Timur
- Kab. Bantaeng
- Kab. Kepulauan Selayar
- Kota Palopo
- Kota Parepare
Prov. Banten
- Kab. Tangerang
- Kab. Serang
- Kab. Lebak
- Kab. Pandeglang
- Kota Tangerang
- Kota Tangerang Selatan
- Kota Serang
- Kota Cilegon
Prov. Nusa Tenggara Timur
- Kab. Timor Tengah Selatan
- Kab. Kupang
- Kab. Sumba Barat Daya
- Kab. Sikka
- Kab. Alor
- Kab. Manggarai Timur
- Kab. Timor Tengah Utara
- Kab. Ende
- Kab. Flores Timur
- Kab. Manggarai
- Kab. Sumba Timur
- Kab. Manggarai Barat
- Kota Kupang
- Kab. Malaka
- Kab. Belu
- Kab. Ngada
- Kab. Nagekeo
- Kab. Rote Ndao
- Kab. Lembata
- Kab. Sumba Barat
- Kab. Sabu Raijua
- Kab. Sumba Tengah
Prov. Lampung
- Kab. Lampung Tengah
- Kab. Lampung Timur
- Kab. Lampung Selatan
- Kota Bandar Lampung
- Kab. Tanggamus
- Kab. Lampung Utara
- Kab. Way Kanan
- Kab. Pesawaran
- Kab. Tulang Bawang
- Kab. Pringsewu
- Kab. Lampung Barat
- Kab. Tulang Bawang Barat
- Kab. Mesuji
- Kab. Pesisir Barat
- Kota Metro
Prov. Sumatera Selatan
- Kota Palembang
- Kab. Banyuasin
- Kab. Musi Banyuasin
- Kab. Ogan Komering Ilir
- Kab. Ogan Komering Ulu Timur
- Kab. Muara Enim
- Kab. Lahat
- Kab. Ogan Ilir
- Kab. Musi Rawas
- Kab. Ogan Komering Ulu Selatan
- Kab. Ogan Komering Ulu
- Kab. Empat Lawang
- Kab. Musi Rawas Utara
- Kab. Penukal Abab Lematang Ilir
- Kota Lubuk Linggau
- Kota Prabumulih
- Kota Pagar Alam
Prov. Aceh
- Kab. Aceh Utara
- Kab. Aceh Timur
- Kab. Bireuen
- Kab. Aceh Selatan
- Kab. Aceh Besar
- Kab. Pidie
- Kab. Aceh Tenggara
- Kab. Aceh Tengah
- Kab. Aceh Tamiang
- Kab. Bener Meriah
- Kab. Aceh Barat
- Kota Banda Aceh
- Kab. Aceh Jaya
- Kab. Nagan Raya
- Kab. Aceh Barat Daya
- Kab. Simeulue
- Kab. Aceh Singkil
- Kab. Pidie Jaya
- Kota Subulussalam
- Kota Lhokseumawe
- Kota Langsa
- Kab. Gayo Lues
- Kota Sabang
Prov. Riau
- Kab. Kampar
- Kota Pekanbaru
- Kab. Rokan Hulu
- Kab. Indragiri Hilir
- Kab. Rokan Hilir
- Kab. Bengkalis
- Kab. Siak
- Kab. Kuantan Singingi
- Kab. Indragiri Hulu
- Kab. Pelalawan
- Kab. Kepulauan Meranti
- Kota Dumai
Prov. Nusa Tenggara Barat
- Kab. Lombok Timur
- Kab. Lombok Tengah
- Kab. Bima
- Kab. Lombok Barat
- Kab. Sumbawa
- Kab. Dompu
- Kota Mataram
- Kab. Lombok Utara
- Kab. Sumbawa Barat
- Kota Bima
Prov. Sumatera Barat
- Kota Padang
- Kab. Agam
- Kab. Pesisir Selatan
- Kab. Solok
- Kab. Padang Pariaman
- Kab. Lima Puluh Kota
- Kab. Tanah Datar
- Kab. Pasaman Barat
- Kab. Pasaman
- Kab. Sijunjung
- Kab. Dharmasraya
- Kab. Solok Selatan
- Kab. Kepulauan Mentawai
- Kota Payakumbuh
- Kota Bukittinggi
- Kota Pariaman
- Kota Sawahlunto
- Kota Solok
- Kota Padang Panjang
Prov. Kalimantan Barat
- Kab. Ketapang
- Kab. Sambas
- Kab. Sintang
- Kab. Kubu Raya
- Kab. Sanggau
- Kab. Landak
- Kab. Kapuas Hulu
- Kota Pontianak
- Kab. Bengkayang
- Kab. Melawi
- Kab. Sekadau
- Kab. Mempawah
- Kota Singkawang
- Kab. Kayong Utara
Prov. D.K.I. Jakarta
- Kota Adm. Jakarta Timur
- Kota Adm. Jakarta Barat
- Kota Adm. Jakarta Selatan
- Kota Adm. Jakarta Utara
- Kota Adm. Jakarta Pusat
- Kab. Adm. Kep. Seribu
Prov. Kalimantan Selatan
- Kab. Banjar
- Kota Banjarmasin
- Kab. Barito Kuala
- Kab. Kotabaru
- Kab. Tanah Laut
- Kab. Tanah Bumbu
- Kab. Tabalong
- Kab. Hulu Sungai Tengah
- Kab. Hulu Sungai Selatan
- Kab. Hulu Sungai Utara
- Kab. Balangan
- Kota Banjarbaru
- Kab. Tapin
Prov. Sulawesi Tengah
- Kab. Parigi Moutong
- Kab. Banggai
- Kab. Donggala
- Kab. Sigi
- Kab. Poso
- Kota Palu
- Kab. Tojo Una Una
- Kab. Tolitoli
- Kab. Morowali
- Kab. Morowali Utara
- Kab. Banggai Kepulauan
- Kab. Buol
- Kab. Banggai Laut
Prov. D.I. Yogyakarta
- Kab. Bantul
- Kab. Sleman
- Kab. Gunungkidul
- Kab. Kulon Progo
- Kota Yogyakarta
Prov. Jambi
- Kab. Sarolangun
- Kab. Merangin
- Kota Jambi
- Kab. Bungo
- Kab. Batanghari
- Kab. Muaro Jambi
- Kab. Kerinci
- Kab. Tebo
- Kab. Tanjung Jabung Barat
- Kab. Tanjung Jabung Timur
- Kota Sungai Penuh
Prov. Kalimantan Tengah
- Kab. Kapuas
- Kab. Kotawaringin Timur
- Kab. Katingan
- Kab. Kotawaringin Barat
- Kab. Murung Raya
- Kab. Barito Utara
- Kota Palangka Raya
- Kab. Seruyan
- Kab. Pulang Pisau
- Kab. Gunung Mas
- Kab. Barito Selatan
- Kab. Barito Timur
- Kab. Lamandau
- Kab. Sukamara
Prov. Sulawesi Tenggara
- Kab. Konawe Selatan
- Kab. Muna
- Kab. Konawe
- Kab. Bombana
- Kab. Kolaka
- Kota Kendari
- Kab. Buton
- Kab. Kolaka Timur
- Kab. Wakatobi
- Kab. Muna Barat
- Kab. Kolaka Utara
- Kab. Konawe Utara
- Kab. Buton Tengah
- Kab. Buton Utara
- Kota Bau Bau
- Kab. Buton Selatan
- Kab. Konawe Kepulauan
Prov. Sulawesi Utara
- Kab. Minahasa
- Kota Manado
- Kab. Bolaang Mongondow
- Kab. Minahasa Selatan
- Kab. Minahasa Utara
- Kab. Kepulauan Sangihe
- Kab. Kepulauan Talaud
- Kab. Minahasa Tenggara
- Kab. Bolaang Mongondow Utara
- Kota Bitung
- Kab. Kep. Siau Tagulandang Biaro
- Kab. Bolaang Mongondow Timur
- Kab. Bolaang Mongondow Selatan
- Kota Kotamobagu
- Kota Tomohon
Prov. Kalimantan Timur
- Kab. Kutai Kartanegara
- Kota Samarinda
- Kota Balikpapan
- Kab. Kutai Timur
- Kab. Paser
- Kab. Kutai Barat
- Kab. Berau
- Kab. Penajam Paser Utara
- Kota Bontang
- Kab. Mahakam Ulu
Prov. Bali
- Kab. Buleleng
- Kota Denpasar
- Kab. Badung
- Kab. Tabanan
- Kab. Karangasem
- Kab. Gianyar
- Kab. Jembrana
- Kab. Bangli
- Kab. Klungkung
Prov. Maluku
- Kab. Maluku Tengah
- Kab. Seram Bagian Barat
- Kota Ambon
- Kab. Maluku Tenggara
- Kab. Seram Bagian Timur
- Kab. Maluku Barat Daya
- Kab. Buru
- Kab. Kepulauan Aru
- Kab. Kepulauan Tanimbar
- Kab. Buru Selatan
- Kota Tual
Prov. Bengkulu
- Kab. Bengkulu Utara
- Kota Bengkulu
- Kab. Seluma
- Kab. Kaur
- Kab. Rejang Lebong
- Kab. Mukomuko
- Kab. Bengkulu Selatan
- Kab. Bengkulu Tengah
- Kab. Kepahiang
- Kab. Lebong
Prov. Maluku Utara
- Kab. Halmahera Selatan
- Kab. halmahera Utara
- Kab. Halmahera Barat
- Kab. Kepulauan Sula
- Kota Tidore Kepulauan
- Kab. Pulau Taliabu
- Kab. Halmahera Timur
- Kota Ternate
- Kab. Pulau Morotai
- Kab. Halmahera Tengah
Prov. Sulawesi Barat
- Kab. Polewali Mandar
- Kab. Mamasa
- Kab. Mamuju
- Kab. Majene
- Kab. Pasangkayu
- Kab. Mamuju Tengah
Prov. Kepulauan Riau
- Kota Batam
- Kab. Karimun
- Kab. Bintan
- Kab. Lingga
- Kab. Natuna
- Kota Tanjung Pinang
- Kab. Kepulauan Anambas
Prov. Gorontalo
- Kab. Gorontalo
- Kab. Bone Bolango
- Kab. Boalemo
- Kab. Pohuwato
- Kab. Gorontalo Utara
- Kota Gorontalo
Prov. Papua
- Kab. Jayapura
- Kab. Biak Numfor
- Kota Jayapura
- Kab. Kepulauan Yapen
- Kab. Keerom
- Kab. Sarmi
- Kab. Mamberamo Raya
- Kab. Waropen
- Kab. Supiori
Prov. Kepulauan Bangka Belitung
- Kab. Bangka
- Kab. Bangka Barat
- Kab. Bangka Tengah
- Kab. Belitung
- Kota Pangkal Pinang
- Kab. Bangka Selatan
- Kab. Belitung Timur
Prov. Papua Pegunungan
- Kab. Jayawijaya
- Kab. Yahukimo
- Kab. Lanny Jaya
- Kab. Pegunungan Bintang
- Kab. Tolikara
- Kab. Yalimo
- Kab. Mamberamo Tengah
- Kab. Nduga
Prov. Kalimantan Utara
- Kab. Nunukan
- Kab. Bulungan
- Kab. Malinau
- Kota Tarakan
- Kab. Tana Tidung
Prov. Papua Barat
- Kab. Manokwari
- Kab. Teluk Bintuni
- Kab. Fak Fak
- Kab. Kaimana
- Kab. Teluk Wondama
- Kab. Pegunungan Arfak
- Kab. Manokwari Selatan
Prov. Papua Tengah
- Kab. Nabire
- Kab. Mimika
- Kab. Paniai
- Kab. Deiyai
- Kab. Dogiyai
- Kab. Puncak
- Kab. Puncak Jaya
- Kab. Intan Jaya
Prov. Papua Barat Daya
- Kab. Sorong
- Kota Sorong
- Kab. Raja Ampat
- Kab. Sorong Selatan
- Kab. Tambrauw
- Kab. Maybrat
Prov. Papua Selatan
- Kab. Merauke
- Kab. Mappi
- Kab. Asmat
- Kab. Boven Digoel




Tinggalkan komentar