Loker Pengajar Bahasa Inggris: Membuka Gerbang Karier Penuh Makna di Tengah Kebutuhan Global
Bahasa Inggris telah lama diakui sebagai lingua franca global, jembatan komunikasi antarbudaya, dan kunci pembuka berbagai peluang di era modern. Dari dunia pendidikan, bisnis, teknologi, hingga pariwisata, penguasaan Bahasa Inggris menjadi sebuah keharusan yang terus meningkat. Di Indonesia, kebutuhan akan individu yang mahir berbahasa Inggris, dan terutama pengajar yang kompeten, terus melambung tinggi. Fenomena ini menciptakan pasar kerja yang dinamis dan menjanjikan bagi mereka yang memiliki passion dalam mengajar dan fasih berbahasa Inggris.
Artikel ini akan mengupas tuntas seluk-beluk loker pengajar Bahasa Inggris, mulai dari mengapa karier ini begitu menarik, jenis-jenis institusi yang membutuhkan, kualifikasi yang dicari, keterampilan esensial, hingga panduan mencari dan melamar pekerjaan, serta prospek pengembangan karier di bidang ini.
Mengapa Memilih Karier sebagai Pengajar Bahasa Inggris?
Menjadi pengajar Bahasa Inggris bukan sekadar pekerjaan; ini adalah panggilan yang menawarkan sejumlah keuntungan dan kepuasan tersendiri:
- Dampak Positif yang Nyata: Ada kepuasan mendalam melihat siswa berkembang, dari yang awalnya ragu berbicara hingga mampu berkomunikasi dengan percaya diri. Anda tidak hanya mengajar bahasa, tetapi juga membuka jendela baru bagi siswa untuk menjelajahi dunia, meraih pendidikan lebih tinggi, atau meningkatkan prospek karier mereka.
- Kesempatan Belajar dan Berkembang Tanpa Henti: Dunia pengajaran Bahasa Inggris selalu berkembang. Anda akan terus belajar metodologi baru, teknologi pendidikan, dan bahkan aspek-aspek budaya lain melalui interaksi dengan siswa. Ini adalah karier yang menuntut Anda untuk tetap relevan dan inovatif.
- Fleksibilitas dan Variasi: Loker pengajar Bahasa Inggris sering menawarkan berbagai opsi, mulai dari pengajaran full-time di institusi formal, part-time di lembaga kursus, hingga freelance secara daring. Anda bisa menyesuaikan jadwal dan lingkungan kerja sesuai preferensi, memberikan keseimbangan hidup yang lebih baik.
- Kebutuhan Pasar yang Stabil dan Terus Meningkat: Selama Bahasa Inggris menjadi bahasa global, permintaan akan pengajar yang berkualitas akan selalu ada. Ini menjamin stabilitas karier dan beragam pilihan pekerjaan di berbagai sektor.
- Interaksi Budaya yang Kaya: Anda akan bertemu dengan berbagai individu dari latar belakang dan usia yang berbeda, baik siswa maupun rekan kerja. Ini memperkaya perspektif Anda, mengasah keterampilan interpersonal, dan sering kali membuka jaringan profesional yang luas.
- Peluang untuk Bekerja di Luar Negeri: Kualifikasi sebagai pengajar Bahasa Inggris (terutama dengan sertifikasi internasional seperti TEFL/CELTA) dapat membuka pintu untuk bekerja di negara lain, memberikan pengalaman hidup dan karier yang tak ternilai.
Siapa yang Mencari Pengajar Bahasa Inggris? Berbagai Sektor dan Institusi
Permintaan akan pengajar Bahasa Inggris datang dari berbagai lini, mencerminkan luasnya aplikasi Bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari:
- Lembaga Kursus Bahasa Inggris: Ini adalah salah satu penyerap tenaga pengajar terbesar. Dari lembaga besar berskala nasional dan internasional (seperti EF, LIA, English First) hingga lembaga kursus lokal, mereka menawarkan kelas untuk segala usia dan level, dari General English hingga persiapan tes seperti TOEFL dan IELTS.
- Sekolah Formal (SD, SMP, SMA):
- Sekolah Nasional: Membutuhkan guru Bahasa Inggris sesuai kurikulum nasional.
- Sekolah Internasional/Bilingual: Permintaan di sini sangat tinggi, seringkali mencari pengajar yang memiliki pengalaman mengajar dengan kurikulum internasional (Cambridge, IB) dan kemampuan berbahasa Inggris setara penutur asli atau C2.
- Universitas dan Perguruan Tinggi: Banyak universitas memiliki program Bahasa Inggris untuk mahasiswa non-Bahasa Inggris (ESP – English for Specific Purposes) atau pusat bahasa untuk pengembangan staf dan mahasiswa. Departemen Bahasa Inggris atau Pendidikan Bahasa Inggris juga membutuhkan dosen dan asisten pengajar.
- Perusahaan dan Korporasi: Banyak perusahaan, terutama yang berorientasi ekspor atau memiliki banyak klien/mitra asing, berinvestasi dalam pelatihan Bahasa Inggris untuk karyawan mereka. Ini bisa berupa Business English, Presentation Skills, atau English for Specific Industry.
- Platform Pengajaran Online: Pasar pengajaran online telah meledak, terutama pasca-pandemi. Platform seperti Preply, iTalki, atau bahkan lembaga kursus lokal yang menawarkan kelas virtual, mencari pengajar yang bisa mengajar dari mana saja, kapan saja. Ini sangat ideal bagi mereka yang mencari fleksibilitas.
- Pengajar Privat/Freelance: Banyak individu atau kelompok kecil mencari pengajar privat untuk kebutuhan spesifik mereka, seperti persiapan wawancara kerja, les tambahan sekolah, atau sekadar meningkatkan kemampuan konversasi. Ini memberikan kebebasan dalam menentukan tarif dan jadwal.
Kualifikasi dan Persyaratan Umum yang Dicari
Meskipun persyaratan bisa bervariasi tergantung institusi, ada beberapa kualifikasi umum yang sering dicari:
- Kemampuan Berbahasa Inggris yang Fasih: Ini adalah fondasi utama. Kemampuan lisan dan tulisan harus di atas rata-rata, dengan pelafalan yang jelas dan tata bahasa yang akurat. Skor TOEFL (minimal 550 PBT/80 IBT), IELTS (minimal 6.5-7.0), atau CEFR level C1/C2 seringkali menjadi standar.
- Pendidikan Formal:
- S1 Sastra Inggris, Pendidikan Bahasa Inggris, atau Linguistik: Ini adalah jalur paling umum dan seringkali menjadi syarat mutlak, terutama untuk sekolah formal dan universitas.
- Latar Belakang Pendidikan Lain: Beberapa lembaga, terutama kursus atau platform online, mungkin menerima lulusan dari disiplin ilmu lain asalkan memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang sangat baik dan/atau sertifikasi mengajar.
- Sertifikasi Mengajar Bahasa Inggris (Opsional, namun Sangat Direkomendasikan):
- TEFL (Teaching English as a Foreign Language): Sertifikasi ini sangat diakui secara internasional dan membekali Anda dengan metodologi pengajaran, manajemen kelas, dan pengembangan materi.
- TESOL (Teaching English to Speakers of Other Languages): Mirip dengan TEFL, seringkali lebih berorientasi pada pengajaran di negara penutur asli Bahasa Inggris.
- CELTA (Certificate in English Language Teaching to Adults): Dianggap sebagai salah satu sertifikasi paling bergengsi dan intensif, sangat dihargai di seluruh dunia.
- TKT (Teaching Knowledge Test) dari Cambridge: Menguji pengetahuan dasar pengajaran bahasa.
- Sertifikasi ini menunjukkan komitmen Anda terhadap profesi dan memberikan keuntungan kompetitif.
- Pengalaman Mengajar: Dari pengalaman sukarela, les privat, hingga mengajar di lembaga formal, pengalaman sangat berharga. Jika Anda fresh graduate, fokus pada pengalaman magang atau mengajar paruh waktu.
- Kemampuan Adaptasi dan Belajar Cepat: Lingkungan belajar dan karakteristik siswa sangat beragam. Pengajar harus mampu menyesuaikan gaya mengajar, materi, dan pendekatan.

Keterampilan Esensial yang Harus Dimiliki Pengajar Bahasa Inggris
Selain kualifikasi formal, beberapa keterampilan sangat penting agar pengajar berhasil dan menonjol:
- Keterampilan Komunikasi: Tidak hanya mampu menjelaskan materi dengan jelas, tetapi juga mendengarkan dan merespons kebutuhan siswa. Kemampuan ini mencakup penguasaan intonasi, gestur, dan ekspresi yang mendukung proses belajar.
- Kreativitas dan Inovasi: Mampu membuat materi menarik, bervariasi, dan interaktif agar siswa tetap termotivasi. Ini bisa berupa permainan bahasa, video, kuis, atau proyek kolaboratif.
- Kemampuan Manajemen Kelas: Mengelola kelas yang beragam, baik offline maupun online, termasuk menangani siswa yang sulit atau mengatasi tantangan teknis dalam pembelajaran daring.
- Kemampuan Penilaian: Mampu mengevaluasi kemajuan siswa secara objektif, memberikan umpan balik konstruktif, dan menyesuaikan rencana pembelajaran sesuai kebutuhan siswa.
- Keterampilan Teknologi: Familiar dengan Learning Management System (LMS), alat pembelajaran daring, dan media interaktif untuk mendukung pembelajaran, terutama jika mengajar secara online.
Jenis Loker Pengajar Bahasa Inggris
Secara garis besar, loker pengajar Bahasa Inggris dapat dibagi menjadi beberapa kategori:
- Pengajar di Lembaga Kursus: Menawarkan kelas privat atau kelompok, baik tatap muka maupun online. Cocok bagi pengajar yang ingin fleksibilitas waktu.
- Guru Sekolah Formal: SD, SMP, SMA, termasuk sekolah internasional atau bilingual. Biasanya membutuhkan jam mengajar tetap dan keterlibatan dalam kurikulum sekolah.
- Dosen Bahasa Inggris: Mengajar di universitas, baik mata kuliah bahasa umum, akademik, atau khusus (ESP).
- Corporate Trainer: Mengajar Bahasa Inggris untuk kebutuhan profesional, termasuk presentasi bisnis, negosiasi, atau persiapan tes sertifikasi internasional.
- Pengajar Online/Freelance: Fleksibel, bisa menyesuaikan jumlah jam dan tarif. Sangat cocok untuk pengajar yang ingin menjangkau pasar global.
Tips Mencari dan Melamar Loker Pengajar Bahasa Inggris
Berikut strategi efektif agar peluang diterima semakin tinggi:
- Siapkan CV Profesional: Sertakan pengalaman mengajar, sertifikasi, kemampuan bahasa, dan keterampilan tambahan (misalnya teknologi pendidikan atau manajemen kelas online).
- Bangun Portofolio: Rekam video mengajar atau buat materi pembelajaran untuk menunjukkan metode dan kemampuan Anda secara nyata.
- Manfaatkan Platform Pencarian Kerja: Gunakan LinkedIn, Indeed, JobStreet, atau platform khusus pengajaran online seperti Preply, iTalki, dan AmazingTalker.
- Networking: Bergabung dengan komunitas pengajar, forum pendidikan, atau grup media sosial untuk mengetahui lowongan lebih awal dan mendapatkan referensi.
- Siapkan Diri untuk Wawancara: Persiapkan jawaban terkait pengalaman mengajar, metode pengajaran, cara menangani siswa sulit, dan demonstrasi kemampuan bahasa.
- Perbarui Keterampilan: Ikuti kursus atau pelatihan terbaru untuk menjaga daya saing, misalnya pelatihan teknologi pembelajaran atau metodologi modern.
Gaji dan Prospek Karier
Gaji pengajar Bahasa Inggris bervariasi tergantung jenis lembaga, pengalaman, lokasi, dan jam kerja:
- Lembaga kursus lokal: Rp2.500.000 ā Rp6.000.000 per bulan untuk pengajar penuh waktu.
- Sekolah formal: Rp3.500.000 ā Rp8.000.000, tergantung jenjang sekolah dan wilayah.
- Sekolah internasional/bilingual: Rp8.000.000 ā Rp20.000.000, atau lebih untuk guru berpengalaman dengan sertifikasi internasional.
- Platform online/freelance: Tarif per jam bisa Rp50.000 ā Rp250.000, tergantung pengalaman dan pasar target.
Prospek karier cukup luas, termasuk naik menjadi koordinator, kepala departemen, pelatih korporat senior, atau bahkan membuka lembaga kursus sendiri. Pengalaman mengajar juga membuka peluang untuk bekerja di luar negeri.
Kesimpulan
Karier sebagai pengajar Bahasa Inggris menawarkan kombinasi unik antara kepuasan pribadi, pengembangan profesional, dan peluang global. Dengan kebutuhan Bahasa Inggris yang terus meningkat, terutama di Indonesia, kesempatan untuk membangun karier yang stabil, fleksibel, dan bermakna sangat terbuka lebar. Kualifikasi yang tepat, keterampilan komunikasi yang baik, kreativitas, dan kemampuan adaptasi adalah kunci sukses dalam bidang ini. Bagi individu yang memiliki passion mengajar dan menguasai Bahasa Inggris, loker pengajar menjadi gerbang menuju karier yang penuh tantangan sekaligus penghargaan yang memuaskan.
Informasi lowongan kerja atau Loker Pengajar Bahasa Inggris
Prov. Jawa Timur
- Kota Surabaya
- Kab. Malang
- Kab. Jember
- Kab. Lamongan
- Kab. Bojonegoro
- Kab. Sidoarjo
- Kab. Kediri
- Kab. Banyuwangi
- Kab. Pasuruan
- Kab. Gresik
- Kab. Sampang
- Kab. Probolinggo
- Kab. Sumenep
- Kab. Bangkalan
- Kab. Tuban
- Kab. Blitar
- Kab. Nganjuk
- Kab. Jombang
- Kab. Bondowoso
- Kab. Mojokerto
- Kab. Pamekasan
- Kab. Tulungagung
- Kab. Lumajang
- Kab. Ponorogo
- Kab. Ngawi
- Kab. Pacitan
- Kab. Situbondo
- Kota Malang
- Kab. Magetan
- Kab. Trenggalek
- Kab. Madiun
- Kota Kediri
- Kota Probolinggo
- Kota Pasuruan
- Kota Batu
- Kota Madiun
- Kota Blitar
- Kota Mojokerto
Prov. Jawa Barat
- Kab. Bogor
- Kab. Garut
- Kab. Sukabumi
- Kab. Cianjur
- Kab. Bandung
- Kab. Bekasi
- Kab. Tasikmalaya
- Kab. Karawang
- Kota Bekasi
- Kota Bandung
- Kab. Subang
- Kab. Indramayu
- Kab. Bandung Barat
- Kab. Cirebon
- Kota Depok
- Kab. Sumedang
- Kab. Ciamis
- Kab. Kuningan
- Kab. Majalengka
- Kab. Purwakarta
- Kota Bogor
- Kota Tasikmalaya
- Kab. Pangandaran
- Kota Cimahi
- Kota Cirebon
- Kota Sukabumi
- Kota Banjar
Prov. Jawa Tengah
- Kab. Cilacap
- Kab. Banyumas
- Kab. Grobogan
- Kab. Brebes
- Kota Semarang
- Kab. Kebumen
- Kab. Klaten
- Kab. Pati
- Kab. Wonogiri
- Kab. Jepara
- Kab. Tegal
- Kab. Pemalang
- Kab. Blora
- Kab. Magelang
- Kab. Demak
- Kab. Kendal
- Kab. Sragen
- Kab. Karanganyar
- Kab. Boyolali
- Kab. Pekalongan
- Kab. Semarang
- Kab. Banjarnegara
- Kab. Purworejo
- Kab. Rembang
- Kab. Wonosobo
- Kab. Sukoharjo
- Kab. Purbalingga
- Kab. Temanggung
- Kab. Batang
- Kab. Kudus
- Kota Surakarta
- Kota Pekalongan
- Kota Tegal
- Kota Salatiga
- Kota Magelang
Prov. Sumatera Utara
- Kab. Deli Serdang
- Kota Medan
- Kab. Langkat
- Kab. Simalungun
- Kab. Asahan
- Kab. Serdang Bedagai
- Kab. Nias Selatan
- Kab. Mandailing Natal
- Kab. Tapanuli Utara
- Kab. Labuhanbatu
- Kab. Batu Bara
- Kab. Tapanuli Tengah
- Kab. Karo
- Kab. Labuhanbatu Utara
- Kab. Tapanuli Selatan
- Kab. Dairi
- Kab. Toba
- Kab. Humbang Hasundutan
- Kab. Padang Lawas
- Kab. Labuhanbatu Selatan
- Kab. Nias Utara
- Kab. Padang Lawas utara
- Kota Binjai
- Kab. Nias
- Kab. Samosir
- Kota Pematangsiantar
- Kab. Nias Barat
- Kota Gunungsitoli
- Kota Padang Sidempuan
- Kota Tebing Tinggi
- Kota Tanjung Balai
- Kab. Pakpak Bharat
- Kota Sibolga
Prov. Sulawesi Selatan
- Kota Makassar
- Kab. Bone
- Kab. Gowa
- Kab. Bulukumba
- Kab. Wajo
- Kab. Pangkajene Dan Kepulauan
- Kab. Jeneponto
- Kab. Maros
- Kab. Sinjai
- Kab. Luwu
- Kab. Pinrang
- Kab. Tana Toraja
- Kab. Takalar
- Kab. Luwu Utara
- Kab. Sidenreng Rappang
- Kab. Enrekang
- Kab. Barru
- Kab. Toraja Utara
- Kab. Soppeng
- Kab. Luwu Timur
- Kab. Bantaeng
- Kab. Kepulauan Selayar
- Kota Palopo
- Kota Parepare
Prov. Banten
- Kab. Tangerang
- Kab. Serang
- Kab. Lebak
- Kab. Pandeglang
- Kota Tangerang
- Kota Tangerang Selatan
- Kota Serang
- Kota Cilegon
Prov. Nusa Tenggara Timur
- Kab. Timor Tengah Selatan
- Kab. Kupang
- Kab. Sumba Barat Daya
- Kab. Sikka
- Kab. Alor
- Kab. Manggarai Timur
- Kab. Timor Tengah Utara
- Kab. Ende
- Kab. Flores Timur
- Kab. Manggarai
- Kab. Sumba Timur
- Kab. Manggarai Barat
- Kota Kupang
- Kab. Malaka
- Kab. Belu
- Kab. Ngada
- Kab. Nagekeo
- Kab. Rote Ndao
- Kab. Lembata
- Kab. Sumba Barat
- Kab. Sabu Raijua
- Kab. Sumba Tengah
Prov. Lampung
- Kab. Lampung Tengah
- Kab. Lampung Timur
- Kab. Lampung Selatan
- Kota Bandar Lampung
- Kab. Tanggamus
- Kab. Lampung Utara
- Kab. Way Kanan
- Kab. Pesawaran
- Kab. Tulang Bawang
- Kab. Pringsewu
- Kab. Lampung Barat
- Kab. Tulang Bawang Barat
- Kab. Mesuji
- Kab. Pesisir Barat
- Kota Metro
Prov. Sumatera Selatan
- Kota Palembang
- Kab. Banyuasin
- Kab. Musi Banyuasin
- Kab. Ogan Komering Ilir
- Kab. Ogan Komering Ulu Timur
- Kab. Muara Enim
- Kab. Lahat
- Kab. Ogan Ilir
- Kab. Musi Rawas
- Kab. Ogan Komering Ulu Selatan
- Kab. Ogan Komering Ulu
- Kab. Empat Lawang
- Kab. Musi Rawas Utara
- Kab. Penukal Abab Lematang Ilir
- Kota Lubuk Linggau
- Kota Prabumulih
- Kota Pagar Alam
Prov. Aceh
- Kab. Aceh Utara
- Kab. Aceh Timur
- Kab. Bireuen
- Kab. Aceh Selatan
- Kab. Aceh Besar
- Kab. Pidie
- Kab. Aceh Tenggara
- Kab. Aceh Tengah
- Kab. Aceh Tamiang
- Kab. Bener Meriah
- Kab. Aceh Barat
- Kota Banda Aceh
- Kab. Aceh Jaya
- Kab. Nagan Raya
- Kab. Aceh Barat Daya
- Kab. Simeulue
- Kab. Aceh Singkil
- Kab. Pidie Jaya
- Kota Subulussalam
- Kota Lhokseumawe
- Kota Langsa
- Kab. Gayo Lues
- Kota Sabang
Prov. Riau
- Kab. Kampar
- Kota Pekanbaru
- Kab. Rokan Hulu
- Kab. Indragiri Hilir
- Kab. Rokan Hilir
- Kab. Bengkalis
- Kab. Siak
- Kab. Kuantan Singingi
- Kab. Indragiri Hulu
- Kab. Pelalawan
- Kab. Kepulauan Meranti
- Kota Dumai
Prov. Nusa Tenggara Barat
- Kab. Lombok Timur
- Kab. Lombok Tengah
- Kab. Bima
- Kab. Lombok Barat
- Kab. Sumbawa
- Kab. Dompu
- Kota Mataram
- Kab. Lombok Utara
- Kab. Sumbawa Barat
- Kota Bima
Prov. Sumatera Barat
- Kota Padang
- Kab. Agam
- Kab. Pesisir Selatan
- Kab. Solok
- Kab. Padang Pariaman
- Kab. Lima Puluh Kota
- Kab. Tanah Datar
- Kab. Pasaman Barat
- Kab. Pasaman
- Kab. Sijunjung
- Kab. Dharmasraya
- Kab. Solok Selatan
- Kab. Kepulauan Mentawai
- Kota Payakumbuh
- Kota Bukittinggi
- Kota Pariaman
- Kota Sawahlunto
- Kota Solok
- Kota Padang Panjang
Prov. Kalimantan Barat
- Kab. Ketapang
- Kab. Sambas
- Kab. Sintang
- Kab. Kubu Raya
- Kab. Sanggau
- Kab. Landak
- Kab. Kapuas Hulu
- Kota Pontianak
- Kab. Bengkayang
- Kab. Melawi
- Kab. Sekadau
- Kab. Mempawah
- Kota Singkawang
- Kab. Kayong Utara
Prov. D.K.I. Jakarta
- Kota Adm. Jakarta Timur
- Kota Adm. Jakarta Barat
- Kota Adm. Jakarta Selatan
- Kota Adm. Jakarta Utara
- Kota Adm. Jakarta Pusat
- Kab. Adm. Kep. Seribu
Prov. Kalimantan Selatan
- Kab. Banjar
- Kota Banjarmasin
- Kab. Barito Kuala
- Kab. Kotabaru
- Kab. Tanah Laut
- Kab. Tanah Bumbu
- Kab. Tabalong
- Kab. Hulu Sungai Tengah
- Kab. Hulu Sungai Selatan
- Kab. Hulu Sungai Utara
- Kab. Balangan
- Kota Banjarbaru
- Kab. Tapin
Prov. Sulawesi Tengah
- Kab. Parigi Moutong
- Kab. Banggai
- Kab. Donggala
- Kab. Sigi
- Kab. Poso
- Kota Palu
- Kab. Tojo Una Una
- Kab. Tolitoli
- Kab. Morowali
- Kab. Morowali Utara
- Kab. Banggai Kepulauan
- Kab. Buol
- Kab. Banggai Laut
Prov. D.I. Yogyakarta
- Kab. Bantul
- Kab. Sleman
- Kab. Gunungkidul
- Kab. Kulon Progo
- Kota Yogyakarta
Prov. Jambi
- Kab. Sarolangun
- Kab. Merangin
- Kota Jambi
- Kab. Bungo
- Kab. Batanghari
- Kab. Muaro Jambi
- Kab. Kerinci
- Kab. Tebo
- Kab. Tanjung Jabung Barat
- Kab. Tanjung Jabung Timur
- Kota Sungai Penuh
Prov. Kalimantan Tengah
- Kab. Kapuas
- Kab. Kotawaringin Timur
- Kab. Katingan
- Kab. Kotawaringin Barat
- Kab. Murung Raya
- Kab. Barito Utara
- Kota Palangka Raya
- Kab. Seruyan
- Kab. Pulang Pisau
- Kab. Gunung Mas
- Kab. Barito Selatan
- Kab. Barito Timur
- Kab. Lamandau
- Kab. Sukamara
Prov. Sulawesi Tenggara
- Kab. Konawe Selatan
- Kab. Muna
- Kab. Konawe
- Kab. Bombana
- Kab. Kolaka
- Kota Kendari
- Kab. Buton
- Kab. Kolaka Timur
- Kab. Wakatobi
- Kab. Muna Barat
- Kab. Kolaka Utara
- Kab. Konawe Utara
- Kab. Buton Tengah
- Kab. Buton Utara
- Kota Bau Bau
- Kab. Buton Selatan
- Kab. Konawe Kepulauan
Prov. Sulawesi Utara
- Kab. Minahasa
- Kota Manado
- Kab. Bolaang Mongondow
- Kab. Minahasa Selatan
- Kab. Minahasa Utara
- Kab. Kepulauan Sangihe
- Kab. Kepulauan Talaud
- Kab. Minahasa Tenggara
- Kab. Bolaang Mongondow Utara
- Kota Bitung
- Kab. Kep. Siau Tagulandang Biaro
- Kab. Bolaang Mongondow Timur
- Kab. Bolaang Mongondow Selatan
- Kota Kotamobagu
- Kota Tomohon
Prov. Kalimantan Timur
- Kab. Kutai Kartanegara
- Kota Samarinda
- Kota Balikpapan
- Kab. Kutai Timur
- Kab. Paser
- Kab. Kutai Barat
- Kab. Berau
- Kab. Penajam Paser Utara
- Kota Bontang
- Kab. Mahakam Ulu
Prov. Bali
- Kab. Buleleng
- Kota Denpasar
- Kab. Badung
- Kab. Tabanan
- Kab. Karangasem
- Kab. Gianyar
- Kab. Jembrana
- Kab. Bangli
- Kab. Klungkung
Prov. Maluku
- Kab. Maluku Tengah
- Kab. Seram Bagian Barat
- Kota Ambon
- Kab. Maluku Tenggara
- Kab. Seram Bagian Timur
- Kab. Maluku Barat Daya
- Kab. Buru
- Kab. Kepulauan Aru
- Kab. Kepulauan Tanimbar
- Kab. Buru Selatan
- Kota Tual
Prov. Bengkulu
- Kab. Bengkulu Utara
- Kota Bengkulu
- Kab. Seluma
- Kab. Kaur
- Kab. Rejang Lebong
- Kab. Mukomuko
- Kab. Bengkulu Selatan
- Kab. Bengkulu Tengah
- Kab. Kepahiang
- Kab. Lebong
Prov. Maluku Utara
- Kab. Halmahera Selatan
- Kab. halmahera Utara
- Kab. Halmahera Barat
- Kab. Kepulauan Sula
- Kota Tidore Kepulauan
- Kab. Pulau Taliabu
- Kab. Halmahera Timur
- Kota Ternate
- Kab. Pulau Morotai
- Kab. Halmahera Tengah
Prov. Sulawesi Barat
- Kab. Polewali Mandar
- Kab. Mamasa
- Kab. Mamuju
- Kab. Majene
- Kab. Pasangkayu
- Kab. Mamuju Tengah
Prov. Kepulauan Riau
- Kota Batam
- Kab. Karimun
- Kab. Bintan
- Kab. Lingga
- Kab. Natuna
- Kota Tanjung Pinang
- Kab. Kepulauan Anambas
Prov. Gorontalo
- Kab. Gorontalo
- Kab. Bone Bolango
- Kab. Boalemo
- Kab. Pohuwato
- Kab. Gorontalo Utara
- Kota Gorontalo
Prov. Papua
- Kab. Jayapura
- Kab. Biak Numfor
- Kota Jayapura
- Kab. Kepulauan Yapen
- Kab. Keerom
- Kab. Sarmi
- Kab. Mamberamo Raya
- Kab. Waropen
- Kab. Supiori
Prov. Kepulauan Bangka Belitung
- Kab. Bangka
- Kab. Bangka Barat
- Kab. Bangka Tengah
- Kab. Belitung
- Kota Pangkal Pinang
- Kab. Bangka Selatan
- Kab. Belitung Timur
Prov. Papua Pegunungan
- Kab. Jayawijaya
- Kab. Yahukimo
- Kab. Lanny Jaya
- Kab. Pegunungan Bintang
- Kab. Tolikara
- Kab. Yalimo
- Kab. Mamberamo Tengah
- Kab. Nduga
Prov. Kalimantan Utara
- Kab. Nunukan
- Kab. Bulungan
- Kab. Malinau
- Kota Tarakan
- Kab. Tana Tidung
Prov. Papua Barat
- Kab. Manokwari
- Kab. Teluk Bintuni
- Kab. Fak Fak
- Kab. Kaimana
- Kab. Teluk Wondama
- Kab. Pegunungan Arfak
- Kab. Manokwari Selatan
Prov. Papua Tengah
- Kab. Nabire
- Kab. Mimika
- Kab. Paniai
- Kab. Deiyai
- Kab. Dogiyai
- Kab. Puncak
- Kab. Puncak Jaya
- Kab. Intan Jaya
Prov. Papua Barat Daya
- Kab. Sorong
- Kota Sorong
- Kab. Raja Ampat
- Kab. Sorong Selatan
- Kab. Tambrauw
- Kab. Maybrat
Prov. Papua Selatan
- Kab. Merauke
- Kab. Mappi
- Kab. Asmat
- Kab. Boven Digoel




Tinggalkan komentar