Menjelajahi Dunia Loker Konselor Pendidikan: Panduan Lengkap untuk Karir yang Bermakna
Di tengah kompleksitas tantangan pendidikan modern, peran konselor pendidikan telah berkembang jauh lebih luas dari sekadar āpenasihat.ā Kini, mereka menjadi pilar utama dalam membentuk masa depan peserta didik. Tanggung jawab mereka meliputi kesejahteraan mental, pengembangan pribadi, hingga mengatasi masalah sosial di lingkungan sekolah. Artikel ini akan memberikan panduan komprehensif bagi Anda yang tertarik untuk mengejar karir yang penuh makna sebagai konselor pendidikan.
Pendahuluan: Urgensi Konselor Pendidikan di Era Kini
Di dunia pendidikan yang terus berkembang, konselor pendidikan memainkan peran yang semakin vital. Mereka bukan hanya mendampingi siswa dalam memilih jurusan atau karir, tetapi juga membantu mereka mengatasi tekanan akademik, masalah sosial-emosional, dan kebingungan mengenai masa depan. Dalam menghadapi beragam tantangan tersebut, konselor pendidikan berfungsi sebagai penghubung yang memungkinkan siswa menemukan potensi terbaik mereka.
Loker konselor pendidikan kini tidak terbatas pada sekolah saja, tetapi juga meluas ke lembaga swasta dan pemerintah yang fokus pada pengembangan sumber daya manusia. Permintaan terhadap konselor pendidikan terus meningkat, seiring dengan meningkatnya kesadaran tentang pentingnya bimbingan yang efektif. Bagi Anda yang memiliki empati tinggi dan kemampuan komunikasi yang baik, karir ini memberikan kepuasan mendalam.
Apa Itu Konselor Pendidikan? Mendefinisikan Peran Inti
Konselor pendidikan adalah seorang profesional yang terlatih untuk memberikan layanan bimbingan kepada siswa. Tujuan utama mereka adalah membantu siswa mengoptimalkan potensi akademik, sosial, emosional, dan karir. Mereka bertindak sebagai pendengar, penasihat, fasilitator, dan terkadang mediator, menciptakan lingkungan yang aman untuk siswa berbicara dan mencari solusi terhadap masalah mereka.
Peran konselor berbeda dari guru. Sementara guru fokus pada materi pelajaran, konselor berfokus pada perkembangan pribadi siswa. Mereka membantu siswa mengatasi hambatan pribadi, membuat keputusan yang tepat, dan merencanakan masa depan yang lebih baik.
Peran Vital Konselor Pendidikan di Berbagai Jenjang Pendidikan
Kebutuhan akan konselor pendidikan bervariasi di setiap jenjang pendidikan, menyesuaikan dengan tahap perkembangan siswa:
Sekolah Dasar (SD)
- Fokus: Pengembangan sosial-emosional, kebiasaan belajar, penyesuaian diri di sekolah, serta identifikasi masalah belajar atau perilaku sejak dini.
- Tugas: Bimbingan kelompok tentang pertemanan, mengatasi bullying, membantu siswa beradaptasi, serta berkomunikasi dengan orang tua mengenai perkembangan anak.
Sekolah Menengah Pertama (SMP)
- Fokus: Menghadapi masa pubertas, pencarian identitas diri, tekanan teman sebaya, serta pemahaman awal tentang pilihan karir.
- Tugas: Konseling individu, bimbingan karir dasar, pengelolaan konflik, serta pencegahan perilaku berisiko seperti penyalahgunaan narkoba dan cyberbullying.
Sekolah Menengah Atas (SMA/SMK)
- Fokus: Persiapan memasuki perguruan tinggi atau dunia kerja, pemilihan jurusan, manajemen stres akademik, dan kesehatan mental remaja.
- Tugas: Bimbingan karir lanjutan, simulasi wawancara kerja, pendampingan pendaftaran universitas, serta intervensi krisis untuk masalah kesehatan mental serius.
Perguruan Tinggi (PT)
- Fokus: Penyesuaian diri di kampus, manajemen stres perkuliahan, pemilihan konsentrasi studi, dan pengembangan soft skills untuk karir.
- Tugas: Konseling akademik, konseling karir, konseling pribadi (misalnya untuk depresi atau kecemasan), serta merujuk siswa ke profesional kesehatan mental jika diperlukan.
Kualifikasi dan Kompetensi yang Dicari dalam Loker Konselor Pendidikan
Untuk mengisi loker konselor pendidikan, beberapa kualifikasi dan kompetensi yang dicari antara lain:
Pendidikan Formal
- Minimal Sarjana (S1) di bidang Bimbingan dan Konseling atau Psikologi Pendidikan.
- Gelar Master (S2) dalam bidang terkait sering kali menjadi nilai tambah.
- Lisensi profesional atau sertifikasi yang berlaku di negara atau wilayah setempat juga menjadi persyaratan di beberapa tempat.
Lisensi/Sertifikasi
- Keanggotaan dalam asosiasi profesi, seperti Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN), menunjukkan komitmen terhadap pengembangan profesional.
- Sertifikasi di bidang khusus, misalnya konseling karir atau krisis, meningkatkan daya saing Anda.
Keterampilan Teknis (Hard Skills)
- Kemampuan dalam penilaian psikologis dan evaluasi untuk memberikan bimbingan yang akurat.
- Pengembangan dan pelaksanaan program bimbingan kelompok atau seminar.
- Kemampuan manajemen data siswa secara efisien dan sesuai standar kerahasiaan.
- Penguasaan perangkat lunak administrasi dan platform konseling daring jika diperlukan.
Keterampilan Lunak (Soft Skills)
- Empati dan kemampuan mendengarkan secara aktif.
- Komunikasi yang efektif, baik verbal maupun non-verbal.
- Keahlian dalam membangun hubungan interpersonal yang profesional.
- Pemecahan masalah yang terstruktur untuk membantu siswa mengidentifikasi solusi.
- Kecerdasan emosional yang tinggi untuk memahami dan mengelola perasaan siswa maupun diri sendiri.

Tugas dan Tanggung Jawab Utama Konselor Pendidikan
Berikut adalah beberapa tugas umum yang sering diemban oleh konselor pendidikan:
- Konseling Individu: Memberikan sesi konseling untuk membantu siswa mengatasi masalah pribadi atau akademik.
- Bimbingan Kelompok: Memfasilitasi sesi kelompok untuk topik umum seperti manajemen stres, pengembangan diri, atau eksplorasi karir.
- Penilaian dan Diagnosis: Melakukan asesmen untuk mengidentifikasi kebutuhan siswa dan memberikan intervensi yang tepat.
- Intervensi Krisis: Memberikan dukungan segera kepada siswa yang mengalami krisis emosional atau mental.
- Kolaborasi: Berkoordinasi dengan orang tua, guru, dan staf lainnya untuk mendukung perkembangan siswa.
- Pengembangan Program: Merancang dan mengimplementasikan program bimbingan yang komprehensif di sekolah atau lembaga.
Prospek Karir dan Pengembangan Diri
Karir sebagai konselor pendidikan menawarkan berbagai jalur pengembangan:
- Peningkatan Jenjang: Dari konselor staf hingga menjadi kepala departemen bimbingan dan konseling.
- Spesialisasi: Mengkhususkan diri dalam konseling karir, konseling keluarga, atau konseling anak berkebutuhan khusus.
- Pendidikan Lanjutan: Melanjutkan studi ke jenjang S2 atau S3 untuk menjadi dosen atau peneliti di bidang konseling pendidikan.
Mencari Loker Konselor Pendidikan: Sumber dan Strategi
Untuk menemukan loker konselor pendidikan, Anda bisa memanfaatkan berbagai sumber berikut:
- Portal Lowongan Kerja Online: Situs seperti Jobstreet, LinkedIn, dan Indeed sering kali memiliki informasi lowongan terbaru.
- Situs Web Institusi Pendidikan: Banyak sekolah atau universitas mengumumkan loker konselor pendidikan langsung di halaman karir mereka.
- Networking: Mengikuti seminar atau konferensi yang terkait dengan pendidikan dan konseling untuk memperluas jaringan profesional.
Kesimpulan: Menjadi Konselor Pendidikan, Karir yang Penuh Makna
Karir sebagai konselor pendidikan bukan hanya sekadar pekerjaan, tetapi panggilan untuk membantu generasi muda mengatasi tantangan mereka dan meraih potensi terbaik. Dengan keterampilan mendalam dalam psikologi, komunikasi, serta kemampuan empati yang tinggi, seorang konselor pendidikan berperan penting dalam membentuk masa depan siswa, baik dari segi akademik maupun perkembangan pribadi mereka.
Peran konselor pendidikan terus berkembang seiring dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan mental dan pengembangan diri siswa. Bagi Anda yang tertarik dengan karir ini, peluangnya sangat luas, baik di sekolah-sekolah, perguruan tinggi, maupun lembaga-lembaga pendidikan lainnya. Dengan kualifikasi yang tepat dan semangat untuk membantu, Anda bisa memberikan dampak besar bagi masa depan generasi muda.
Jadi, jika Anda merasa memiliki minat dalam dunia pendidikan dan bimbingan, serta ingin berkontribusi pada kemajuan individu siswa, maka karir sebagai konselor pendidikan adalah pilihan yang tepat. Jangan ragu untuk mengejar pendidikan lanjutan dan terus mengembangkan diri agar bisa memberikan layanan terbaik bagi mereka yang membutuhkan bimbingan. Masa depan pendidikan ada di tangan para konselor yang penuh dedikasi!
Informasi lowongan kerja atau Loker Konselor Pendidikan
Prov. Jawa Timur
- Kota Surabaya
- Kab. Malang
- Kab. Jember
- Kab. Lamongan
- Kab. Bojonegoro
- Kab. Sidoarjo
- Kab. Kediri
- Kab. Banyuwangi
- Kab. Pasuruan
- Kab. Gresik
- Kab. Sampang
- Kab. Probolinggo
- Kab. Sumenep
- Kab. Bangkalan
- Kab. Tuban
- Kab. Blitar
- Kab. Nganjuk
- Kab. Jombang
- Kab. Bondowoso
- Kab. Mojokerto
- Kab. Pamekasan
- Kab. Tulungagung
- Kab. Lumajang
- Kab. Ponorogo
- Kab. Ngawi
- Kab. Pacitan
- Kab. Situbondo
- Kota Malang
- Kab. Magetan
- Kab. Trenggalek
- Kab. Madiun
- Kota Kediri
- Kota Probolinggo
- Kota Pasuruan
- Kota Batu
- Kota Madiun
- Kota Blitar
- Kota Mojokerto
Prov. Jawa Barat
- Kab. Bogor
- Kab. Garut
- Kab. Sukabumi
- Kab. Cianjur
- Kab. Bandung
- Kab. Bekasi
- Kab. Tasikmalaya
- Kab. Karawang
- Kota Bekasi
- Kota Bandung
- Kab. Subang
- Kab. Indramayu
- Kab. Bandung Barat
- Kab. Cirebon
- Kota Depok
- Kab. Sumedang
- Kab. Ciamis
- Kab. Kuningan
- Kab. Majalengka
- Kab. Purwakarta
- Kota Bogor
- Kota Tasikmalaya
- Kab. Pangandaran
- Kota Cimahi
- Kota Cirebon
- Kota Sukabumi
- Kota Banjar
Prov. Jawa Tengah
- Kab. Cilacap
- Kab. Banyumas
- Kab. Grobogan
- Kab. Brebes
- Kota Semarang
- Kab. Kebumen
- Kab. Klaten
- Kab. Pati
- Kab. Wonogiri
- Kab. Jepara
- Kab. Tegal
- Kab. Pemalang
- Kab. Blora
- Kab. Magelang
- Kab. Demak
- Kab. Kendal
- Kab. Sragen
- Kab. Karanganyar
- Kab. Boyolali
- Kab. Pekalongan
- Kab. Semarang
- Kab. Banjarnegara
- Kab. Purworejo
- Kab. Rembang
- Kab. Wonosobo
- Kab. Sukoharjo
- Kab. Purbalingga
- Kab. Temanggung
- Kab. Batang
- Kab. Kudus
- Kota Surakarta
- Kota Pekalongan
- Kota Tegal
- Kota Salatiga
- Kota Magelang
Prov. Sumatera Utara
- Kab. Deli Serdang
- Kota Medan
- Kab. Langkat
- Kab. Simalungun
- Kab. Asahan
- Kab. Serdang Bedagai
- Kab. Nias Selatan
- Kab. Mandailing Natal
- Kab. Tapanuli Utara
- Kab. Labuhanbatu
- Kab. Batu Bara
- Kab. Tapanuli Tengah
- Kab. Karo
- Kab. Labuhanbatu Utara
- Kab. Tapanuli Selatan
- Kab. Dairi
- Kab. Toba
- Kab. Humbang Hasundutan
- Kab. Padang Lawas
- Kab. Labuhanbatu Selatan
- Kab. Nias Utara
- Kab. Padang Lawas utara
- Kota Binjai
- Kab. Nias
- Kab. Samosir
- Kota Pematangsiantar
- Kab. Nias Barat
- Kota Gunungsitoli
- Kota Padang Sidempuan
- Kota Tebing Tinggi
- Kota Tanjung Balai
- Kab. Pakpak Bharat
- Kota Sibolga
Prov. Sulawesi Selatan
- Kota Makassar
- Kab. Bone
- Kab. Gowa
- Kab. Bulukumba
- Kab. Wajo
- Kab. Pangkajene Dan Kepulauan
- Kab. Jeneponto
- Kab. Maros
- Kab. Sinjai
- Kab. Luwu
- Kab. Pinrang
- Kab. Tana Toraja
- Kab. Takalar
- Kab. Luwu Utara
- Kab. Sidenreng Rappang
- Kab. Enrekang
- Kab. Barru
- Kab. Toraja Utara
- Kab. Soppeng
- Kab. Luwu Timur
- Kab. Bantaeng
- Kab. Kepulauan Selayar
- Kota Palopo
- Kota Parepare
Prov. Banten
- Kab. Tangerang
- Kab. Serang
- Kab. Lebak
- Kab. Pandeglang
- Kota Tangerang
- Kota Tangerang Selatan
- Kota Serang
- Kota Cilegon
Prov. Nusa Tenggara Timur
- Kab. Timor Tengah Selatan
- Kab. Kupang
- Kab. Sumba Barat Daya
- Kab. Sikka
- Kab. Alor
- Kab. Manggarai Timur
- Kab. Timor Tengah Utara
- Kab. Ende
- Kab. Flores Timur
- Kab. Manggarai
- Kab. Sumba Timur
- Kab. Manggarai Barat
- Kota Kupang
- Kab. Malaka
- Kab. Belu
- Kab. Ngada
- Kab. Nagekeo
- Kab. Rote Ndao
- Kab. Lembata
- Kab. Sumba Barat
- Kab. Sabu Raijua
- Kab. Sumba Tengah
Prov. Lampung
- Kab. Lampung Tengah
- Kab. Lampung Timur
- Kab. Lampung Selatan
- Kota Bandar Lampung
- Kab. Tanggamus
- Kab. Lampung Utara
- Kab. Way Kanan
- Kab. Pesawaran
- Kab. Tulang Bawang
- Kab. Pringsewu
- Kab. Lampung Barat
- Kab. Tulang Bawang Barat
- Kab. Mesuji
- Kab. Pesisir Barat
- Kota Metro
Prov. Sumatera Selatan
- Kota Palembang
- Kab. Banyuasin
- Kab. Musi Banyuasin
- Kab. Ogan Komering Ilir
- Kab. Ogan Komering Ulu Timur
- Kab. Muara Enim
- Kab. Lahat
- Kab. Ogan Ilir
- Kab. Musi Rawas
- Kab. Ogan Komering Ulu Selatan
- Kab. Ogan Komering Ulu
- Kab. Empat Lawang
- Kab. Musi Rawas Utara
- Kab. Penukal Abab Lematang Ilir
- Kota Lubuk Linggau
- Kota Prabumulih
- Kota Pagar Alam
Prov. Aceh
- Kab. Aceh Utara
- Kab. Aceh Timur
- Kab. Bireuen
- Kab. Aceh Selatan
- Kab. Aceh Besar
- Kab. Pidie
- Kab. Aceh Tenggara
- Kab. Aceh Tengah
- Kab. Aceh Tamiang
- Kab. Bener Meriah
- Kab. Aceh Barat
- Kota Banda Aceh
- Kab. Aceh Jaya
- Kab. Nagan Raya
- Kab. Aceh Barat Daya
- Kab. Simeulue
- Kab. Aceh Singkil
- Kab. Pidie Jaya
- Kota Subulussalam
- Kota Lhokseumawe
- Kota Langsa
- Kab. Gayo Lues
- Kota Sabang
Prov. Riau
- Kab. Kampar
- Kota Pekanbaru
- Kab. Rokan Hulu
- Kab. Indragiri Hilir
- Kab. Rokan Hilir
- Kab. Bengkalis
- Kab. Siak
- Kab. Kuantan Singingi
- Kab. Indragiri Hulu
- Kab. Pelalawan
- Kab. Kepulauan Meranti
- Kota Dumai
Prov. Nusa Tenggara Barat
- Kab. Lombok Timur
- Kab. Lombok Tengah
- Kab. Bima
- Kab. Lombok Barat
- Kab. Sumbawa
- Kab. Dompu
- Kota Mataram
- Kab. Lombok Utara
- Kab. Sumbawa Barat
- Kota Bima
Prov. Sumatera Barat
- Kota Padang
- Kab. Agam
- Kab. Pesisir Selatan
- Kab. Solok
- Kab. Padang Pariaman
- Kab. Lima Puluh Kota
- Kab. Tanah Datar
- Kab. Pasaman Barat
- Kab. Pasaman
- Kab. Sijunjung
- Kab. Dharmasraya
- Kab. Solok Selatan
- Kab. Kepulauan Mentawai
- Kota Payakumbuh
- Kota Bukittinggi
- Kota Pariaman
- Kota Sawahlunto
- Kota Solok
- Kota Padang Panjang
Prov. Kalimantan Barat
- Kab. Ketapang
- Kab. Sambas
- Kab. Sintang
- Kab. Kubu Raya
- Kab. Sanggau
- Kab. Landak
- Kab. Kapuas Hulu
- Kota Pontianak
- Kab. Bengkayang
- Kab. Melawi
- Kab. Sekadau
- Kab. Mempawah
- Kota Singkawang
- Kab. Kayong Utara
Prov. D.K.I. Jakarta
- Kota Adm. Jakarta Timur
- Kota Adm. Jakarta Barat
- Kota Adm. Jakarta Selatan
- Kota Adm. Jakarta Utara
- Kota Adm. Jakarta Pusat
- Kab. Adm. Kep. Seribu
Prov. Kalimantan Selatan
- Kab. Banjar
- Kota Banjarmasin
- Kab. Barito Kuala
- Kab. Kotabaru
- Kab. Tanah Laut
- Kab. Tanah Bumbu
- Kab. Tabalong
- Kab. Hulu Sungai Tengah
- Kab. Hulu Sungai Selatan
- Kab. Hulu Sungai Utara
- Kab. Balangan
- Kota Banjarbaru
- Kab. Tapin
Prov. Sulawesi Tengah
- Kab. Parigi Moutong
- Kab. Banggai
- Kab. Donggala
- Kab. Sigi
- Kab. Poso
- Kota Palu
- Kab. Tojo Una Una
- Kab. Tolitoli
- Kab. Morowali
- Kab. Morowali Utara
- Kab. Banggai Kepulauan
- Kab. Buol
- Kab. Banggai Laut
Prov. D.I. Yogyakarta
- Kab. Bantul
- Kab. Sleman
- Kab. Gunungkidul
- Kab. Kulon Progo
- Kota Yogyakarta
Prov. Jambi
- Kab. Sarolangun
- Kab. Merangin
- Kota Jambi
- Kab. Bungo
- Kab. Batanghari
- Kab. Muaro Jambi
- Kab. Kerinci
- Kab. Tebo
- Kab. Tanjung Jabung Barat
- Kab. Tanjung Jabung Timur
- Kota Sungai Penuh
Prov. Kalimantan Tengah
- Kab. Kapuas
- Kab. Kotawaringin Timur
- Kab. Katingan
- Kab. Kotawaringin Barat
- Kab. Murung Raya
- Kab. Barito Utara
- Kota Palangka Raya
- Kab. Seruyan
- Kab. Pulang Pisau
- Kab. Gunung Mas
- Kab. Barito Selatan
- Kab. Barito Timur
- Kab. Lamandau
- Kab. Sukamara
Prov. Sulawesi Tenggara
- Kab. Konawe Selatan
- Kab. Muna
- Kab. Konawe
- Kab. Bombana
- Kab. Kolaka
- Kota Kendari
- Kab. Buton
- Kab. Kolaka Timur
- Kab. Wakatobi
- Kab. Muna Barat
- Kab. Kolaka Utara
- Kab. Konawe Utara
- Kab. Buton Tengah
- Kab. Buton Utara
- Kota Bau Bau
- Kab. Buton Selatan
- Kab. Konawe Kepulauan
Prov. Sulawesi Utara
- Kab. Minahasa
- Kota Manado
- Kab. Bolaang Mongondow
- Kab. Minahasa Selatan
- Kab. Minahasa Utara
- Kab. Kepulauan Sangihe
- Kab. Kepulauan Talaud
- Kab. Minahasa Tenggara
- Kab. Bolaang Mongondow Utara
- Kota Bitung
- Kab. Kep. Siau Tagulandang Biaro
- Kab. Bolaang Mongondow Timur
- Kab. Bolaang Mongondow Selatan
- Kota Kotamobagu
- Kota Tomohon
Prov. Kalimantan Timur
- Kab. Kutai Kartanegara
- Kota Samarinda
- Kota Balikpapan
- Kab. Kutai Timur
- Kab. Paser
- Kab. Kutai Barat
- Kab. Berau
- Kab. Penajam Paser Utara
- Kota Bontang
- Kab. Mahakam Ulu
Prov. Bali
- Kab. Buleleng
- Kota Denpasar
- Kab. Badung
- Kab. Tabanan
- Kab. Karangasem
- Kab. Gianyar
- Kab. Jembrana
- Kab. Bangli
- Kab. Klungkung
Prov. Maluku
- Kab. Maluku Tengah
- Kab. Seram Bagian Barat
- Kota Ambon
- Kab. Maluku Tenggara
- Kab. Seram Bagian Timur
- Kab. Maluku Barat Daya
- Kab. Buru
- Kab. Kepulauan Aru
- Kab. Kepulauan Tanimbar
- Kab. Buru Selatan
- Kota Tual
Prov. Bengkulu
- Kab. Bengkulu Utara
- Kota Bengkulu
- Kab. Seluma
- Kab. Kaur
- Kab. Rejang Lebong
- Kab. Mukomuko
- Kab. Bengkulu Selatan
- Kab. Bengkulu Tengah
- Kab. Kepahiang
- Kab. Lebong
Prov. Maluku Utara
- Kab. Halmahera Selatan
- Kab. halmahera Utara
- Kab. Halmahera Barat
- Kab. Kepulauan Sula
- Kota Tidore Kepulauan
- Kab. Pulau Taliabu
- Kab. Halmahera Timur
- Kota Ternate
- Kab. Pulau Morotai
- Kab. Halmahera Tengah
Prov. Sulawesi Barat
- Kab. Polewali Mandar
- Kab. Mamasa
- Kab. Mamuju
- Kab. Majene
- Kab. Pasangkayu
- Kab. Mamuju Tengah
Prov. Kepulauan Riau
- Kota Batam
- Kab. Karimun
- Kab. Bintan
- Kab. Lingga
- Kab. Natuna
- Kota Tanjung Pinang
- Kab. Kepulauan Anambas
Prov. Gorontalo
- Kab. Gorontalo
- Kab. Bone Bolango
- Kab. Boalemo
- Kab. Pohuwato
- Kab. Gorontalo Utara
- Kota Gorontalo
Prov. Papua
- Kab. Jayapura
- Kab. Biak Numfor
- Kota Jayapura
- Kab. Kepulauan Yapen
- Kab. Keerom
- Kab. Sarmi
- Kab. Mamberamo Raya
- Kab. Waropen
- Kab. Supiori
Prov. Kepulauan Bangka Belitung
- Kab. Bangka
- Kab. Bangka Barat
- Kab. Bangka Tengah
- Kab. Belitung
- Kota Pangkal Pinang
- Kab. Bangka Selatan
- Kab. Belitung Timur
Prov. Papua Pegunungan
- Kab. Jayawijaya
- Kab. Yahukimo
- Kab. Lanny Jaya
- Kab. Pegunungan Bintang
- Kab. Tolikara
- Kab. Yalimo
- Kab. Mamberamo Tengah
- Kab. Nduga
Prov. Kalimantan Utara
- Kab. Nunukan
- Kab. Bulungan
- Kab. Malinau
- Kota Tarakan
- Kab. Tana Tidung
Prov. Papua Barat
- Kab. Manokwari
- Kab. Teluk Bintuni
- Kab. Fak Fak
- Kab. Kaimana
- Kab. Teluk Wondama
- Kab. Pegunungan Arfak
- Kab. Manokwari Selatan
Prov. Papua Tengah
- Kab. Nabire
- Kab. Mimika
- Kab. Paniai
- Kab. Deiyai
- Kab. Dogiyai
- Kab. Puncak
- Kab. Puncak Jaya
- Kab. Intan Jaya
Prov. Papua Barat Daya
- Kab. Sorong
- Kota Sorong
- Kab. Raja Ampat
- Kab. Sorong Selatan
- Kab. Tambrauw
- Kab. Maybrat
Prov. Papua Selatan
- Kab. Merauke
- Kab. Mappi
- Kab. Asmat
- Kab. Boven Digoel




Tinggalkan komentar